Ekonomi RI tumbuh 5,11% di 2025, kalahkan ekspektasi Bank Dunia

Kamis, 05 Februari 2026

image

JAKARTA – Pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,11% secara tahunan pada 2025, tertinggi dalam 3 tahun terakhir atau sejak 2023.

Berdasarkan data historis, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2024 mencapai 5,03%. Sementara pertumbuhan pada 2023 mencapai 5,05% dan pada 2022 sebesar 5,31%.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti, mengatakan ada 4 kontributor utama yang mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025, berdasarkan sisi produksi.

Keempat kontributor itu adalah industri pengolahan, perdagangan, pertanian, serta informasi dan telekomunikasi.

“Hal ini di antaranya karena membaiknya industri penghasil komoditas ekspor seperti CPO (Crude Palm Oil) dan logam dasar, serta meningkatnya produksi tanaman pangan, peternakan, dan perikanan,” jelas Amalia, dalam konferensi pers yang digelar hari ini.

Sementara dari sisi pengeluaran, kontributor utama pertumbuhan ekonomi Indonesia adalah konsumsi rumah tangga dan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB).

Berdasarkan wilayah, Jawa dan Sulawesi menjadi pulau penyumbang terbesar bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025. “Jawa dan Sulawesi tumbuh di atas pertumbuhan ekonomi nasional,” imbuh Amalia.

Sebagai catatan, Bank Dunia sebelumnya memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya mampu berada di level 5% pada 2025. Ekspektasi ini lebih rendah 0,4% dari proyeksi pemerintah dan 0,3% di bawah proyeksi Bank Indonesia. (KR)