BPS: Penyedia akomodasi serap tenaga kerja, 3 saham industri ini naik

Kamis, 05 Februari 2026

image

JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan tiga lapangan usaha yang menyerap tenaga kerja lebih tinggi di November 2025 dari Agustus 2025. Lapangan usaha itu yakni, penyedia akomodasi dan makanan minuman (mamin), industri pengolahan dan perdagangan.

Hal itu disampaikan Amalia Adininggar Widyasanti, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) dalam siaran pers, Kamis (5/2). “Tiga lapangan usaha yang mengalami peningkatan tenaga kerja terbanyak pada November dibandingkan Agustus 2025 adalah lapangan usaha akomodasi, makan dan minunam yang naik sebesar 0,381 juta orang,” katanya.

Lapangan usaha industry pengolahan naik sebanyak 1.196 ribu tenaga kerja dan sektor perdagangan naik 168 ribu orang.

Lapangan usaha lainnya yang tercatat menyerap tenaga kerja antara lain, konstruksi, pendidikan, pertambangan, pergudangan, asuransi, informasi dan komunikasi, dan usaha lainya.

Per November 2025, penduduk bekerja sebanyak 147,91 juta orang, naik 1,371 juta orang dari Agustus 2025.

Sementara itu, sejumlah saham emiten di sektor pariwisata dan rekreasi terlihat menguat seiring pengumuman BPS itu. Saham PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA), emiten milik Happy Hapsoro, naik 0,49% menjadi Rp1.015 menjelang penutupan sesi I, Kamis (5/2), PT MNC Toursim Indonesia Tbk (KPIG), emiten milik Harry Tanoeseodibjo naik 1,72% menjadi Rp177 per saham, dan PT Intra Golflink Resorts Tbk (GOLF), emiten milik Tommy Soeharto, naik 1,83% menjadi Rp222 per lembar. (LK)