Moody’s Ratings turunkan prospek Indonesia dari stabil menjadi negatif
Kamis, 05 Februari 2026

JAKARTA - Lembaga pemeringkat dunia, Moody’s Ratings, menurunkan prospek Indonesia dari stabil menjadi negatif, dengan menyebutkan kekhawatiran atas stabilitas kebijakan di bawah Presiden Prabowo Subianto.
Perubahan prospek tersebut, seperti dikutip Bloomberg, Kamis (5/20), meskipun tetap menegaskan peringkat Baa2, terjadi setelah aksi jual besar-besaran pada indeks saham Indonesia pekan lalu akibat kekhawatiran terhadap kelayakan investasi, serta rangkaian reformasi yang lebih luas di bawah Prabowo yang memicu kekhawatiran mengenai arah kebijakan fiskal dan moneter negara tersebut.
“Perubahan prospek ini didorong oleh berkurangnya prediktabilitas dalam perumusan kebijakan, yang berisiko melemahkan efektivitas kebijakan dan menunjukkan memburuknya tata kelola pemerintahan,” ujar Moody’s dalam sebuah pernyataan.
“Jika tren ini berlanjut, hal tersebut dapat menggerus kredibilitas kebijakan Indonesia yang telah lama terbangun, yang selama ini menopang pertumbuhan ekonomi yang solid serta stabilitas makroekonomi, fiskal, dan stabilitas keuangan.” (YS)