CBDK andalkan PIK2 dan NICE, penjualan 2025 capai Rp430 miliar

Minggu, 08 Februari 2026

image

JAKARTA - PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) membukukan prapenjualan (marketing sales) sebesar Rp430 miliar sepanjang 2025, setara 85% dari target tahunan Rp508 miliar. Penjualan ditopang kuat oleh kaveling tanah komersial yang menjadi kontributor utama kinerja perseroan.

Dari total prapenjualan tersebut, segmen kaveling komersial menyumbang Rp343 miliar atau sekitar 80%. Sementara itu, segmen properti komersial lainnya berkontribusi Rp83 miliar (19%) dan residensial Rp4 miliar (1%).

Presiden Direktur CBDK, Steven Kusumo, menyebut 2025 sebagai fase penting untuk memperkuat fokus bisnis dan disiplin eksekusi.

"Sepanjang tahun 2025, CBDK membukukan pra penjualan sebesar Rp430 miliar sebagai hasil dari keputusan strategis perseroan untuk memprioritaskan produk dan segmen dengan daya serap yang berkelanjutan, serta menjaga keseimbangan antara pencapaian kinerja dan kualitas pertumbuhan," katanya melalui keterangan resmi, Jumat (6/2).

Secara kuartalan, kinerja perseroan meningkat tajam pada kuartal IV-2025 dengan prapenjualan Rp109 miliar, melonjak 309% dibanding kuartal sebelumnya. Kenaikan terutama didorong penjualan lahan komersial yang tumbuh 473%.

Sepanjang tahun, CBDK memasarkan sejumlah proyek utama, antara lain kaveling komersial CBD PIK2, SOHO The Bund, Bizpark PIK2, Rukan Pasar Milenial, serta hunian Rumah Milenial dan Permata Hijau Residences.

Untuk memperkuat pendapatan berulang, perusahaan juga mengandalkan operasional Nusantara International Convention and Exhibition (NICE) seluas 375.000 meter persegi yang mulai beroperasi sejak Agustus 2025. Hingga akhir tahun, fasilitas MICE tersebut telah menggelar 16 acara nasional dan internasional.

Ke depan, pengembangan kawasan PIK2 akan diperkuat dengan pembangunan Hotel Hilton Jakarta PIK2 berkapasitas 271 kamar yang ditargetkan mulai beroperasi pada pertengahan 2027 guna meningkatkan daya tarik kawasan sebagai pusat bisnis dan investasi.(DH)