Ekspansi ekspor pasar global, INDS bidik pasar Timur Tengah

Senin, 09 Februari 2026

image

JAKARTA - PT Indospring Tbk (INDS) menargetkan pasar Timur Tengah sebagai tujuan ekspansi ekspor guna memperkuat pertumbuhan bisnis jangka panjang. Strategi ini dilakukan seiring upaya perseroan mendiversifikasi pasar dan mengurangi ketergantungan pada segmen tertentu.

Direktur INDS, Bob Budiono, menilai kawasan Timur Tengah memiliki potensi besar dan sesuai dengan karakter produk perseroan, khususnya untuk kendaraan niaga. Menurutnya, struktur pasar di kawasan tersebut memiliki kemiripan dengan Indonesia.

“Kami melihat pasar Timur Tengah memiliki karakteristik yang mirip dengan Indonesia, khususnya dari dominasi truk merek Jepang yang memiliki spesifikasi dan model yang identik. Oleh karena itu, strategi perseroan tahun ini akan difokuskan pada perluasan ekspor ke kawasan Timur Tengah dan Asia Tengah guna memperkuat pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (06/2).

Saat ini, sumber pendapatan Indospring berasal dari tiga segmen utama, yakni pasar OEM domestik, pasar aftermarket atau suku cadang pengganti, serta pasar ekspor. Diversifikasi tersebut menjadi kunci untuk menjaga stabilitas kinerja di tengah dinamika industri otomotif.

Untuk pasar domestik, perseroan pada tahun ini memprioritaskan pengembangan produk fastener, khususnya U-bolt untuk segmen aftermarket. Di sisi lain, Indospring juga membuka peluang investasi baru guna mengembangkan produk fastener non-otomotif sebagai bagian dari strategi jangka panjang.

“Strategi ini sejalan dengan target perseroan untuk menembus posisi tiga besar di pasar domestik, sekaligus menjadikannya sebagai mesin pertumbuhan utama di masa mendatang,” kata Bob.

Kinerja perseroan hingga kuartal September 2025 mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp2,46 triliun.

Ke depan, INDS optimistis prospek industri otomotif nasional masih mendukung pertumbuhan, termasuk pada segmen suku cadang. Gaikindo memproyeksikan penjualan mobil nasional pada 2026 mencapai 850.000 unit, meningkat sekitar 5,4% dibandingkan realisasi 2025.

Dengan kombinasi strategi ekspansi ekspor dan penguatan pasar domestik, Indospring optimistis mampu menjaga momentum pertumbuhan sekaligus memperkuat posisi perseroan di industri komponen otomotif, baik di pasar domestik maupun global.(DH)