Realisasi prapenjualan DMAS Rp1,6 triliun, di bawah target tahun 2025
Selasa, 10 Februari 2026

JAKARTA – PT Puradeltamas Tbk (DMAS) merealisasikan prapenjualan sebesar Rp1,6 triliun atau 88% dari total target tahun 2025 sebesar Rp1,8 triliun. Hal itu disampaikan Tondy Suwanto, Direktur DMAS dalam siaran pers dikutip, Selasa (10/2).
Menurut dia, ketidakpastian ekonomi global, situasi geopolitik yang memanas, dan kebijakan tarif resiprokal internasional di pertengahan tahun lalu ikut memengaruhi minat investasi dari investor asing.
Kontributor utama marketing sales dari industri data center sekira 60% dan sisanya dari industri fast moving consumer goods (FMCG), food and beverage (F&B), dan sektor lainnya.
“Perusahaan menjual sekitar 46 hektar lahan industri di tahun 2025,” katanya.
Dia menyampaikan realisasi prapenjualan didukung pula oleh penjualan sektor komersial serta penjualan pada sektor hunian rumah tapak.
Di tengah penurunan minat investor asing, DMAS mengoperasikan security fire and command center secara digital dan water treatment plant recycle yang dikelola secara mandiri guna mengoptimalkan layanan ke konsumen.
Sejalan pengumuman hasil dari prapenjualan itu, saham DMAS menguat 1,49% atau Rp2 menjadi Rp136 per saham pada sesi I pukul 09.35 WIB, Selasa (10/2). Sejak sepekan sahamnya tergerus 1,45% atau Rp2 dan sejak awal tahun ini (year to date) saham terkerek 5,43% atau Rp7 per lembar. (LK)