Wapres Gibran dorong penguatan pengembangan ekonomi syariah
Selasa, 10 Februari 2026

JAKARTA - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terus mendorong penguatan ekonomi syariah sebagai salah satu pilar pembangunan nasional.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui berbagai kunjungan kerja dan dukungan terhadap proyek strategis, termasuk pengembangan Menara Syariah di kawasan PIK 2, Banten.
Hal itu disampaikan Komisaris Utama Menara Syariah, Harianto Solichin, usai pertemuan langsung dengan Wapres Gibran di Jakarta, Senin (09/2). Dalam pertemuan tersebut, keduanya sepakat mempercepat pengembangan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah.
"Wapres Gibran sangat mendukung berdirinya Menara Syariah dan pengembangan ekonomi syariah di Indonesia," kata Harianto.
Menara Syariah PIK 2 merupakan proyek kolaborasi PT Fin Centerindo Dua, PT Bangun Kosambi Sukses (Agung Sedayu Group dan Salim Group), serta Matrix Concepts Holding Berhad dari Malaysia. Proyek ini dirancang sebagai pusat aktivitas bisnis, keuangan, dan pendidikan berbasis syariah.
Menurut Harianto, pemerintah sejak 2025 berkomitmen membangun ekosistem ekonomi syariah yang inklusif dan berdaya saing global. Ia menyebut Wapres menaruh perhatian besar terhadap penguatan sektor halal nasional.
"Menara Syariah diharapkan menjadi pasar ekonomi syariah secara global, dengan adanya ekosistem ini yang dibangun di Banten," katanya.
Ia menilai kehadiran Menara Syariah akan memperkuat bauran kebijakan ekonomi nasional yang berorientasi pada pertumbuhan berkelanjutan dan pemerataan kesejahteraan.
"Bauran strategi ini bermakna penting bagi pembangunan nasional yang berkelanjutan dan berkeadilan. Sebab tantangan pembangunan bukan semata meraih pertumbuhan ekonomi setinggi-tingginya, namun memastikan pertumbuhan yang diraih benar-benar mampu menafkahi masyarakat sampai lapisan bawah," ujarnya.
Banten dinilai memiliki potensi besar untuk pengembangan kawasan industri halal, mulai dari kuliner, fesyen, pariwisata, hingga jasa keuangan syariah.
Ke depan, pengelola Menara Syariah berencana menggandeng berbagai mitra strategis untuk memperluas aktivitas bisnis dan pendidikan syariah, sekaligus membangun pusat ekonomi syariah berskala nasional hingga internasional. "Semoga dari Banten ini menjadi langkah awal memajukan industri halal di Indonesia." katanya.(DH)