INET ekspansi ke data centre, dirikan anak usaha Rp22 miliar

Selasa, 10 Februari 2026

image

JAKARTA – PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) mendirikan anak usaha baru, PT Sinergi Inti Data Indonesia (SIDI), sebagai upaya ekspansi ke bisnis data centre, Jumat (6/2) pekan lalu.

Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), INET mengungkapkan bahwa SIDI didirikan dengan modal ditempatkan dan disetor sebesar Rp22 miliar.

INET menyetor Rp18,7 miliar, atau menjadi pemegang 85% saham SIDI, sedangkan 15% sisanya dimliki oleh PT Inti Pusat Data Nusantara (IPDN), yang menyetor Rp3,3 miliar.

Menurut situs resmi Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), IPDN merupakan perusahaan data centre yang berdiri sejak 2024, dan berkantor di Jakarta Selatan.

“Ini merupakan salah satu langkah strategis Perseroan untuk ekspansi usahanya, dengan pendirian anak usaha Perseroan, yaitu PT SIDI, yang akan berfokus untuk menjalankan usaha utamanya sebagai Data Center,” jelas Muhammad Arif, Direktur Utama INET, dalam keterangan resminya.

Sebelum ekspansi ke lini bisnis baru tersebut, INET diketahui tengah mengembangkan jaringan FTTH di Bali, Lombok, hingga Kalimantan Barat, didanai oleh hasil penerbitan rights issue dan obligasi senilai total Rp4,2 triliun. (ZH)