Saham empat emiten ini ditransaksikan besok
Selasa, 10 Februari 2026

JAKARTA – Saham empat emiten kembali diperdagangkan mulai sesi I, Rabu (11/2) setelah disuspensi PT Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga Selasa (10/2). Hal itu disampaikan Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI dalam keterbukaan informasi dikutip, Selasa (10/2).
Emiten tersebut yakni;
Sejumlah saham tersebut disuspensi dalam periode berbeda terkait kenaikan harga secara akumulasi yang signifikan.
Saham LION menguat Rp105 menjadi Rp710 pada penutupan sesi II, Senin (9/2) sehari sebelum disuspeni Selasa (10/2). Volume saham emiten milik Keluarga Cheng ini sebanyak 9,42 juta dalam 4.603 kali transaksi senilai Rp6,69 miliar.
Sejak sepekan saham emiten ini melesat 72,33% atau Rp298 menjadi Rp710 per lembar. Dalam sebulan sahamnya naik 62,10% atau Rp272 per saham.
Sementara itu, sehari sebelum disuspensi (28/1), saham STAR terkerek Rp155 menjadi Rp7800 per lembar pada penutupan transaksi sesi II. Volume saham emitem milik David Darius H.K sejumlah 17,18 juta dalam 7.180 kali transaksi senilai Rp12,44 miliar.
Sejak sebulan sebelum disuspensi harga saham emiten ini melejit 89,32% atau Rp368 menjadi Rp780 per saham dan dalam enam bulan melayang 1.802,4% atau Rp739 per saham.
Saham IBOS terkerek Rp13 menjadi Rp151 pada penutupan transaksi sesi II, sehari sebelum disuspensi pada (22/1). Volume dagang 103,98 juta dalam 4.130 kali senilai Rp15,58 miliar.
Sedangkan saham ENZO naik Rp10 menjadi Rp113 pada penutupan sesi II, sehari sebelum disuspensi pada (26/1). Volume saham emiten milik Markus Silitonga ini tercatat 7,55 juta dalam 341 kali senilai Rp848,30 juta. (LK)