MSCI turunkan INDF ke Global Small Cap, ACES dan CLEO tersingkir
Rabu, 11 Februari 2026

JAKARTA – Pengelola indeks global Morgan Stanley Capital Indonesia (MSCI) menghapus saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dari Global Standard Indexes.
Dalam keterangan yang disampaikan Selasa (10/2) kemarin, MSCI menyebut perubahan itu akan efektif setelah penutupan perdagangan 27 Februari 2026 mendatang.
Tak ada saham asal Indonesia yang masuk dalam Global Standard Indexes, karena MSCI tengah menunda penambahan saham ke Investable Market Indexes (IMI) dan kenaikan antar segmen ukuran indeks, yang disampaikan akhir Januari 2026.
Meskipun tak lagi menghuni Global Standard Indexes, MSCI tetap memasukkan saham INDF ke dalam Global Small Cap Indexes.
Sementara dua saham yang sebelumnya jadi konstituen MSCI Global Small Cap Indexes, kini telah dikeluarkan. Keduanya adalah saham emiten ritel PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) dan produsen air minum dalam kemasan PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO).
Seperti disampaikan IDNFinancials.com sebelumnya, MSCI memberikan perlakuan khusus untuk saham-saham asal Indonesia, dalam rebalancing periode Februari 2026.
Perlakuan khusus itu termasuk pembekuan kenaikan Foreign Inclusion Factors (FIF) dan Number of Shares (NOS), untuk memitigasi index turnover dan risiko investability, sembari menunggu langkah regulator dalam meningkatkan transparansi di pasar modal Indonesia.
Dari dalam negeri, pemerintah bersama Otoritas Jasa Keuangan dan Self-Regulatory Organization (SRO) telah melakukan beberapa perbaikan untuk memenuhi proposal MSCI, agar pasar saham Indonesia lebih transparan dan sesuai dengan standar global.
Beberapa kebijakan yang dilakukan termasuk penambahan klasifikasi investor menjadi 28 kelompok, peningkatan batas minimum free float menjadi 15%, hingga pengungkapan kepemilikan saham di atas 1%.
Bursa Efek Indonesia (BEI) dan OJK juga terus menjalin dialog dengan MSCI untuk meningkatkan transparansi pasar saham, sebelum memasuki tenggat waktu Mei 2026. (KR)