Cari dana lunasi obligasi yang jatuh tempo, ATIC bakal rights issue
Rabu, 11 Februari 2026

JAKARTA – PT Anabatic Technologies Tbk (ATIC) akan menggelar rights issue yang hasilnya akan digunakan melunasi obligasi yang jatuh tempo pada 11 Juli 2026.
Dalam keterbukaan informasi dikutip Rabu (11/2), Camelia Suryana Bong, Sekretaris Perusahaan ATIC menyampaikan bahwa rencana aksi korporasi itu akan memengaruhi kemampuan perusahaan menyelesaikan obligasi yang akan jatuh tempo. “Penyelesaian obligasi tanpa dibebani bunga pinjaman tambahan, termasuk biaya operasional perusahaan,” katanya.
Menurut dia, rencana tersebut telah disetujui TIS Inc, selaku pemegang Obligasi sebesar Rp559,99 miliar, yang akan jatuh tempo tahun ini. "Perusahaan telah menerima konfirmasi dari TIS Inc perihal penyelesaian dengan pembayaran tunai,” katanya.
Jumlah saham yang akan diterbitkan sebanyak 600 juta lembar atau setara 25,91% dari saham tercatat ATIC sebanyak 2,31 miliar. TIS Inc merupakan pemegang 37,301% saham ATIC.
Untuk mengesahkan rencana aksi korporasi itu, maka manajemen ATIC akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 27 Maret 2026.
Saat ini belum ditetapkan harga pelaksanaan dari rencana aksi korporasi itu.
Bila dikalkulasikan dengan jumlah saham yang diterbitkan dan asumsi harga saham di pasar saat ini Rp680, maka hasil rights issue maksimum Rp408 miliar. Jumlah itu akan memenuhi 72,85% dari kebutuhan pelunasan obligasi sebesar Rp559,99 miliar. Sementara posisi Kas dan Setara Kas ATIC per September 2025 sebanyak Rp445,28 miliar.
Pada sesi I pukul 10.15 WIB, Rabu (11/2), harga saham ATIC di level Rp680 per saham. Sejak sepekan sahamnya naik 13,11% atau Rp80 dan sejak awal tahun (year to date), harga saham emiten ini terkerek 6,98% atau Rp45. (LK)