Stephen Miran; Pelemahan dolar belum pengaruhi kebijakan The Fed
Rabu, 11 Februari 2026

JAKARTA - Gubernur Federal Reserve Stephen Miran menyatakan pelemahan dolar AS saat ini belum memengaruhi arah kebijakan moneter bank sentral.
Dikutip reuters, dalam acara di Boston University Questrom School of Business pada Senin, Miran menilai penurunan nilai tukar yang terjadi belum berdampak signifikan terhadap inflasi konsumen.
Penurunan dolar seperti saat ini “tidak terlalu berpengaruh terhadap inflasi konsumen” dan baru akan menjadi perhatian jika terjadi secara sangat drastis, ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa depresiasi dolar belum berdampak pada keputusan suku bunga.
“Saya tidak menganggapnya sebagai sesuatu yang memiliki konsekuensi material terhadap kebijakan moneter hingga saat ini,” tambahnya.
Dalam beberapa bulan terakhir, dolar tertekan di tengah ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter dan ketidakpastian perdagangan. Secara teori, pelemahan mata uang dapat meningkatkan harga impor dan memicu inflasi.
Namun, Miran menilai dampaknya sejauh ini terbatas. The Fed tetap berfokus pada data inflasi inti, kondisi pasar tenaga kerja, dan pertumbuhan ekonomi dalam menentukan arah kebijakan.