Reorganisasi xAI, deretan pendiri hengkang di tengah akuisisi SpaceX
Kamis, 12 Februari 2026

JAKARTA - Perusahaan kecerdasan buatan xAI milik Elon Musk melakukan reorganisasi internal yang berdampak pada sejumlah karyawan dan pendiri. Musk menyatakan langkah itu dilakukan untuk mempercepat operasional perusahaan.
“Perlu berpisah dengan beberapa orang,” tulis Musk di X.
Ia menambahkan restrukturisasi dilakukan untuk meningkatkan kecepatan eksekusi. Musk tidak merinci siapa saja yang terdampak. “Kami sedang gencar melakukan perekrutan,” ujarnya.
Dikutip cnbc.com, awal pekan ini, dua Co-Founder xAI, Jimmy Ba dan Tony Wu, mengumumkan pengunduran diri. Sebelumnya, beberapa pendiri lain seperti Igor Babuschkin, Kyle Kosic, Christian Szegedy, dan Greg Yang juga telah keluar.
Restrukturisasi terjadi setelah SpaceX mengakuisisi xAI dalam transaksi seluruh saham bernilai besar. Berdasarkan dokumen yang dilihat CNBC, valuasi SpaceX mencapai US$1 triliun dan xAI US$250 miliar pascamerger.
Langkah ini diambil saat SpaceX bersiap melantai di bursa tahun ini. Di saat bersamaan, xAI menghadapi penyelidikan regulator di Eropa, Asia, dan Amerika Serikat terkait dugaan pelanggaran aturan akibat fitur Grok yang memungkinkan pembuatan dan penyebaran gambar eksplisit berbasis deepfake tanpa persetujuan. (DH)