BNP Paribas prediksi harga emas tembus US$6.000 pada 2026

Kamis, 12 Februari 2026

image

JAKARTA - Emas kembali menjadi sorotan setelah BNP Paribas memproyeksi harga logam mulia ini berpotensi menembus US$6.000 per troi ons pada 2026, setara Rp100,92 juta dengan asumsi kurs Rp16.821 per dolar Amerika Serikat (AS).

Seperti dikutip Bloomberg, proyeksi ini muncul di tengah reli tajam harga emas sejak awal tahun, yang diwarnai volatilitas akibat perubahan ekspektasi kebijakan moneter AS dan ketidakpastian global.

Menurut Direktur Strategi Komoditas BNP Paribas, David Wilson, kenaikan harga emas menuju US$6.000 per troi ons cukup masuk akal dalam konteks makroekonomi saat ini.

Faktor pendorongnya, kata Wilson, adalah inflasi yang masih tinggi, risiko geopolitik yang meningkat, dan permintaan dari bank sentral yang cukup tinggi.

Prediksi ini memicu diskusi luas di kalangan pelaku pasar, terutama karena level US$6.000 per troi ons hampir dua kali lipat dibanding rata-rata harga emas global, dalam beberapa tahun terakhir.

Seperti diberitakan IDNFinancials.com sebelumnya, harga emas dan perak kembali mencatatkan penguatan pada perdagangan Senin (9/2), seiring pelemahan dolar AS.

Dalam laporan Reuters Senin (9/2) lalu, pelaku pasar menanti rilis laporan tenaga kerja AS, yang dijadwalkan rilis pada akhir pekan ini untuk penentuan arah suku bunga ke depan.

Harga emas di pasar spot menguat 1,4% ke level US$5.029,09 per troi ons pada pukul 08.37 WIB, setelah melonjak hampir 4% pada perdagangan Jumat (6/2).

Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman April naik 1,4% menjadi US$5.051 per troi ons. (DK/KR)