IHSG mengakhiri reli 3 hari, tertekan aksi profit taking

Kamis, 12 Februari 2026

image

 

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,31% pada perdagangan Kamis (12/2) hari ini, bertahan di level 8.255,35.

 

Total transaksi di seluruh pasar mencapai Rp23,85 triliun, yang melibatkan perdagangan 43,26 miliar lembar saham.  

 

Dari seluruh saham yang diperdagangkan, 294 saham mencatat kenaikan harga. Sementara 348 saham melemah dan 144 saham stagnan.

 

Indeks sebelumnya mencatat kenaikan selama tiga hari beruntun, sejak awal pekan ini.

 

Analis Phintraco Sekuritas menilai pelemahan IHSG pada perdagangan hari ini, disebabkan aksi profit taking investor menjelang perayaan Imlek pekan depan. Selain itu, investor dinilai cenderung melakukan strategi investasi jangka pendek di tengah ketidakpastian.

 

“Rupiah juga ditutup melemah di level Rp16,810/US$ di perdagangan Kamis (12/2), seiring menguatnya Dolar AS terhadap mayoritas mata uang utama lainnya,” tulis analis Phintraco, dalam catatan yang disampaikan kepasa investor hari ini.

 

Meskipun demikian analis Phintraco menilai IHSG secara teknikal tetap bertahan di atas level MA5 dan MA200, yang menjadi acuan rata-rata posisi indeks dalam 5 hari dan 200 hari perdagangan terakhir.

 

Selain itu, investor dinilai mencermati agenda sarasehan ekonomi yang diinisasi oleh Presiden Prabowo Subianto pada Jumat (13/2) besok, sebagai respons dinamika di dalam dan luar negeri, termasuk sikap sejumlah institusi global seperti MSCI dan Moody’s terhadap Indonesia. (KR)