Rupiah melemah ke Rp16.813 per dolar AS, tekanan eksternal dominan
Kamis, 12 Februari 2026

JAKARTA - Nilai tukar rupiah melemah 0,262% ke Rp16.813 per dolar AS pada penutupan perdagangan di Jakarta, Kamis, dari sebelumnya Rp16.769 per dolar AS, terdorong dominasi tekanan eksternal di pasar keuangan domestik.
Taufan Dimas Hareva dari Research and Development Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) mengatakan pelemahan ini dipengaruhi volatilitas indeks dolar AS dan ekspektasi kebijakan suku bunga The Fed.
Mengutip dari Xinhua, CME FedWatch Tool mencatat probabilitas The Fed mempertahankan suku bunga pada pertemuan FOMC Maret 2026 meningkat menjadi 94%, dari sekitar 80% sebelumnya, setelah data nonfarm payroll menunjukkan penambahan 130 ribu pekerjaan, dengan tingkat pengangguran turun menjadi 4,3% dari 4,4%.
Kenaikan lapangan kerja terkonsentrasi di sektor perawatan kesehatan, bantuan sosial, dan konstruksi, sementara sektor pemerintah federal dan keuangan mencatat penurunan. (DK)