Harga minyak anjlok 3% usai IEA pangkas proyeksi permintaan global

Jumat, 13 Februari 2026

image

JAKARTA - Harga minyak turun sekitar 3% pada Kamis setelah International Energy Agency (IEA) memangkas proyeksi pertumbuhan permintaan minyak global 2026 menjadi 850.000 barel per hari, dari sebelumnya 930.000 barel per hari.

Dikuti reuters, minyak Brent diperdagangkan di kisaran US$67 per barel, sementara WTI turun ke level US$62-an. Penurunan terjadi di tengah kekhawatiran pasar terhadap peningkatan pasokan global.

IEA memperkirakan pasokan minyak dunia akan naik sekitar 2,4 juta barel per hari tahun ini. Kenaikan pasokan tersebut berpotensi melampaui pertumbuhan permintaan dan meningkatkan risiko surplus.

Pada Januari, gangguan cuaca sempat memangkas produksi global sekitar 1,2 juta barel per hari. Namun pasokan dari Amerika Utara, Kazakhstan, Rusia, dan Venezuela mulai pulih.

Di sisi lain, OPEC memperkirakan pertumbuhan permintaan lebih tinggi, di atas 1,4 juta barel per hari. Perbedaan proyeksi ini memengaruhi sentimen pasar.

Pelaku pasar kini fokus pada paruh kedua tahun ini. Jika produksi terus pulih sementara permintaan melambat, persediaan minyak berpotensi meningkat dan menekan harga lebih lanjut.(DH)