Penjualan rumah second AS pada Januari 2026 anjlok 8,4%, mengapa?

Jumat, 13 Februari 2026

image

JAKARTA - Penjualan rumah second di Amerika Serikat turun tajam pada Januari 2026 meski suku bunga hipotek menurun.

Data National Association of Realtors (NAR) menunjukkan penjualan anjlok 8,4% secara tahunan yang disesuaikan musiman dan turun 4,4% dibandingkan Januari 2025.

Dikutip upi.com, harga median rumah second untuk semua tipe hunian tercatat US$396.800, naik hampir 1% dibandingkan tahun lalu. Kenaikan harga terjadi di tengah pasokan yang masih terbatas.

“Penurunan penjualan ini mengecewakan,” kata Kepala Ekonom NAR Lawrence Yun.

“Kondisi keterjangkauan membaik, dengan Indeks Keterjangkauan Perumahan NAR menunjukkan bahwa perumahan kini paling terjangkau sejak Maret 2022. Hal ini disebabkan kenaikan upah yang melampaui pertumbuhan harga rumah serta suku bunga hipotek yang lebih rendah dibandingkan tahun lalu.”

Rata-rata suku bunga hipotek tetap 30 tahun turun menjadi 6,10% pada Januari, dari 6,19% pada Desember dan 6,96% pada Januari 2025.

Stok rumah yang tersedia mencapai 1,22 juta unit, turun hampir 1% dari bulan sebelumnya. Dengan laju penjualan saat ini, persediaan diperkirakan cukup untuk 3,7 bulan.

NAR mencatat keterjangkauan perumahan meningkat paling besar di wilayah Barat AS dengan kenaikan indeks 17,1%, meski harga median di kawasan tersebut tetap tertinggi, di atas US$600.000. Wilayah Timur Laut mencatat kenaikan indeks paling kecil, namun tetap naik 9%.(DH)