Grup Emtek borong 2,70 miliar saham BUKA
Jumat, 13 Februari 2026

JAKARTA – Daftar perubahan kepemilikan saham lebih dari 5% di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (11/2), menampilkan pembelian 2,70 miliar saham PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) oleh PT Kreatif Media Karya (KMK).
KMK yang merupakan lini bisnis digital dari Grup Emtek, kini memiliki 36,67% saham BUKA, setelah melancarkan pembelian lewat PT CLSA Sekuritas Indonesia.
PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), entitas holding milik Grup Emtek, juga kembali memborong 494,57 juta saham PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME). Transaksi berlangsung lewat PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia dan PT CLSA Sekuritas Indonesia, membuat porsi sahamnya di emiten rumah sakit tersebut naik ke 84,71%.
Kendali PT Abadi Kreasi Unggul Nusantara di PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) juga meningkat ke 57,28%, setelah membeli tambahan 45,50 juta saham. Pembelian berlangsung melalui PT Yakin Bertumbuh Sekuritas dan PT NH Korindo Sekuritas Indonesia.
DBS Bank Ltd SG-PB Clients membeli 6,78 juta saham produsen makanan olahan coklat PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO). Transaksi berlangsung lewat PT Bank DBS Indonesia dan membuat porsi sahamnya di COCO kini mencapai 5,24%.
Berikutnya sebanyak 600 ribu lembar saham produsen ban PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL), dibeli oleh Lo Kheng Hong. Investor individu asal Indonesia ini membeli saham GJTL lewat PT Mandiri Sekuritas dan PT Sinarmas Sekuritas, membuat kepemilikannya kini menjadi 5,97%.
Selain itu, transaksi jual beli saham terpantau dari emiten rumah produksi PT MD Entertainment Tbk (FILM).
PT Samuel Sekuritas Indonesia menambah 14,41 juta saham FILM, menambah porsi sahamnya menjadi 6,76%. Di sisi lain, Morgan Stanley And Co International Plc justru menjual 767.241 lembar FILM lewat PT Bank HSBC Indonesia dan kini menyisakan 10,53% saham.
Investor asing lain juga terlihat menjual saham.
Phillip Securities Pte Ltd melepas 5,07 juta saham produsen minuman bir PT Lovina Beach Brewery Tbk (STRK) lewat PT Phillip Sekuritas Indonesia. Porsi sahamnya kini turun tipis ke 15,96%.
Melalui Citibank, N. A., OCBC Securities Private Limited - Client A/C lalu menjual 900 ribu saham bank swasta PT Bank Nationalnobu Tbk (NOBU), namun tetap menyisakan kepemilikan 6,91% saham.
Pengurangan saham terakhir dilakukan oleh PT Harita Jayaraya, yang menjual 2,25 juta saham perusahaan kayu PT Tirta Mahakam Resources Tbk (TIRT). Transaksi berlangsung lewat PT Harita Kencana Sekuritas, membuat kendalinya turun ke 73,31%. (KD/KR)
Ingin tahu daftar perubahan pemegang saham di atas 5% lebih lengkap? Lihat di sini.