PDVSA tawarkan area baru di Venezuela ke Chevron, Repsol dan Maurel
Jumat, 13 Februari 2026

JAKARTA - PDVSA menawarkan perluasan wilayah operasi kepada sejumlah mitra usaha patungannya guna mendorong kenaikan produksi minyak dan gas. Tiga sumber menyebut pembicaraan dilakukan dengan Chevron, Repsol, dan Maurel & Prom untuk menambah area di sekitar ladang yang sudah mereka kelola.
Dikutip reuters, langkah ini menyusul reformasi besar undang-undang minyak Venezuela yang disahkan Majelis Nasional pada akhir Januari. Aturan baru itu memberi perusahaan asing otonomi untuk mengoperasikan proyek, mengekspor minyak, dan menerima hasil penjualan tunai meski tetap menjadi pemegang saham minoritas dalam joint venture dengan PDVSA.
Pemerintah memberi waktu enam bulan bagi kementerian minyak, PDVSA, dan mitra mereka untuk merundingkan ulang ketentuan kerja sama. Persetujuan regulasi tersebut mempercepat pembahasan ekspansi, terutama dengan mitra asal AS dan Eropa. Sejumlah perusahaan masih menunggu lisensi individual dari pemerintah AS untuk memperluas operasi di Venezuela.
Wilayah yang ditawarkan sebagian besar berada di sekitar Sabuk Orinoco, pusat produksi utama Venezuela. PDVSA dan kementerian minyak disebut menawarkan area tersebut ke beberapa perusahaan sekaligus untuk membandingkan proposal sebelum menentukan pemenang.
Sabuk Orinoco sebelumnya menjadi lokasi restrukturisasi proyek minyak berat pada era Hugo Chavez, termasuk pengalihan ke skema usaha patungan yang dikendalikan PDVSA dan ekspropriasi sejumlah aset. Upaya pemerintah Chavez dan Nicolas Maduro untuk menarik investasi besar ke kawasan itu belum membuahkan hasil signifikan.
Ekspansi di Orinoco dinilai lebih cepat terealisasi dibanding wilayah produksi lama yang memerlukan perbaikan infrastruktur besar. Dalam beberapa pekan terakhir, Departemen Keuangan AS menerbitkan lisensi umum yang memungkinkan ekspor minyak, impor bahan bakar, serta penyediaan peralatan dan jasa ladang minyak ke Venezuela. Namun perusahaan energi masih menunggu izin khusus untuk menjalankan ekspansi. (DH)