Bursa libur awal pekan depan, IHSG turun 0,64%

Jumat, 13 Februari 2026

image

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 0,64% ke level 8.212,27 pada perdagangan terakhir pekan ini, setelah sempat reli 3 hari sejak awal pekan.

Total transaksi di seluruh pasar mencapai Rp24,41 triliun, melibatkan perdagangan 49,4 miliar lembar saham.

Sebanyak 267 saham mencatat kenaikan harga. Sementara 408 saham melemah dan 148 saham stagnan.

Meskipun IHSG melemah, indeks saham LQ45 tetap menguat 1,16%. Kenaikan LQ45 dipimpin oleh PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP), yang mencatat kenaikan harga masing-masing 8,15% dan 3,14%.

Analis Phintraco Sekuritas menilai pelemahan IHSG hari ini disebabkan oleh sikap investor, yang cenderung bersikap hati-hati menjelang libur panjang akhir pekan, menyambut perayaan Imlek.

“Mayoritas indeks di bursa Asia juga ditutup melemah karena sentimen negatif dari indeks bursa Wall Street,” jelas analis Phintraco, dalam catatan yang disampaikan kepada investor hari ini.

Dalam keterangan resminya, Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan perdagangan awal pekan depan akan libur selama dua hari, bertepatan dengan cuti bersama Imlek pada Senin (16/2) dan Tahun Baru Imlek pada Selasa (17/2).

Di pasar uang, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di pasar spot melemah 0,05% ke level Rp16.836. Pelemahan ini membuat kinerja rupiah tertekan 0,18% sejak awal pekan.

Di kawasan Asia Pasifik, mayoritas indeks saham juga menghadapi tekanan. Nikkei 225 turun 1,21%, TOPIX turun 1,63%, Hang Seng turun 1,72%, namun MSCI AC Asia Pacific menguat 0,72%. (KR)