Harga emas turun 1% dipicu profit taking dan sepinya likuiditas
Senin, 16 Februari 2026

JAKARTA - Harga emas melemah pada perdagangan Senin (16/2), tertekan volume transaksi yang tipis karena pasar Amerika Serikat (AS) dan China tutup akibat libur nasional.
Aksi ambil untung pun menekan harga emas, setelah melonjak 2,5% pada sesi perdagangan terakhir.
Seperti dikutip Reuters, harga emas di pasar spot turun 1,1% ke US$4.986,32 per troi ons pada pukul 05.50 GMT. Sementara kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman April melemah 0,8% ke level US$5.005,60 per troi ons.
Analis KCM, Tim Waterer, mengatakan penurunan harga emas terjadi setelah AS merilis data inflasi konsumen (CPI) pada Jumat lalu. Selain itu, katalis positif bagi emas dinilai cukup minim di tipisnya likuiditas di pasar global.
Sebagai catatan, perdagangan di sejumlah bursa AS tutup dalam rangka libur Presidents' Day, sedangkan pasar China libur menyambut Tahun Baru Imlek.
Data Departemen Tenaga Kerja AS sebelumnya menunjukkan CPI naik 0,2% pada Januari 2026, setelah meningkat 0,3% pada Desember 2025. Tak hanya menurun, realisasi CPI Januari juga lebih rendah dari perkiraan ekonom, yang memproyeksikan kenaikan 0,3%.
Di sisi lain, Presiden Federal Reserve Chicago, Austan Goolsbee, menyatakan suku bunga berpotensi turun, meski inflasi sektor jasa masih relatif tinggi.
Pelaku pasar memperkirakan bank sentral akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan 18 Maret mendatang.
Namun pasar juga memproyeksikan total pemangkasan Fed Rate pada tahun ini hingga 75 basis poin, dengan penurunan pertama diprediksi berlangsung pada Juli 2026.
Sebagai aset tanpa imbal hasil (non-yielding), harga emas biasanya menguat saat suku bunga lebih rendah.
Waterer menambahkan, emas kemungkinan menunggu adanya pelemahan lanjutan pada dolar AS, untuk mendorong harga mendekati US$6.000 sebelum akhir tahun ini.
Dari sisi geopolitik, dua pejabat AS kepada Reuters menyebut militer AS tengah bersiap menghadapi kemungkinan operasi selama beberapa pekan terhadap Iran, jika Presiden Donald Trump mengesahkan serangan.
Situasi ini berpotensi memicu konflik yang lebih serius dibanding ketegangan sebelumnya antara kedua negara.
Di pasar logam lainnya, harga perak di pasar spot merosot 2,4% menjadi US$75,64 per troi ons setelah sempat turun 3% di awal sesi, meski pada Jumat lalu logam tersebut naik 3,4%.
Sedangkan harga platinum melemah 0,8% ke US$2.045,11 per troi ons, sementara paladium turun 0,7% menjadi US$1.673,52 per troi ons. (DK/KR)