RUPO setuju ADHI tidak default Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I 2024

Senin, 16 Februari 2026

image

JAKARTA – Pemegang Obligasi mengizinkan PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) mengesampingkan aturan dan syarat pemenuhan kewajiban tanpa dianggap gagal bayar (default) terkait Obligasi Berkelanjutan IV tahap I tahun 2024.  Hal itu disampaikan Rozi Sparta, Sekretaris Perusahaan ADHI dalam keterbukaan informasi dikutip Senin (16/2).

“Berdasarkan kuorum pengambilan keputusan RUPO sesuai ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan, Pemegang Obligasi yang hadir dalam Rapat Umum Pemegang Obligasi Berkelanjutan IV Adhi Karya Tahap I Tahun 2024 tanggal 12 Februari 2026 memutuskan menyetujui usulan agenda dari emiten dalam RUPO tersebut,” katanya.

Keputusan itu diikuti sejumlah perubahan menyangkut antara lain, memelihara perbandingan aktiva lancar dan kewajiban lancar tidak kurang dari 1:1 dan perbandingan EBITDA dengan beban bunga pinjaman tidak kurang 1,5:1 untuk periode laporan keuangan konsolidasi per 31 Desember 2025.

Jumlah suara yang hadir dan tercatat dalam RUPO sebanyak 100 miliar suara atau mewakili suara pemegang obligasi sebesar Rp100 miliar.

Pihak yang hadir dalam RUPO yakni, PT Bank Mega Tbk (MEGA), selaku wali amanat, Bani Iqbal, Direktur Keuangan ADHI, dan Vera Kirana, Direktur Operasional III ADHI, serta para pemegang obligasi tersebut. (LK)