RALS kantongi Rp39,7 miliar dari pengalihan saham

Rabu, 18 Februari 2026

image

JAKARTA - PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) menyampaikan perkembangan terbaru terkait pengalihan saham hasil pembelian kembali (buyback).

Hingga periode yang berakhir pada 31 Desember 2025, jumlah saham treasury yang belum dialihkan tercatat sebanyak 1,16 miliar lembar, termasuk saham hasil buyback pada 2015, 2020, dan 2021-2024 lalu.

Berdasarkan keterbukaan informasi Perseroan, Senin (18/2) Direktur RALS, Andreas Lesmana, menjelaskan bahwa sampai dengan 31 Desember 2025, tidak terdapat transaksi penjualan atau pengalihan saham tambahan.

Dengan demikian, total akumulasi saham yang telah dialihkan tidak berubah dari periode sebelumnya.

Secara keseluruhan, Ramayana telah melepas 27.000.000 lembar saham hasil buyback ke pasar. Dari aksi tersebut, perseroan meraup dana sebesar Rp39.779.495.363.

"Jumlah dana yang diperoleh merupakan nilai bersih (nett) yang sudah termasuk biaya transaksi," jelas manajemen dalam keterangan resminya.

Meski masih mengantongi 1.164.736.500 lembar saham hasil buyback, manajemen belum berencana melakukan pelepasan dalam waktu dekat.

Langkah untuk menahan pengalihan saham dipengaruhi oleh kondisi harga di pasar yang dinilai belum menguntungkan.

"Sehubungan dengan nilai rata-rata pembelian saham masih di atas harga market, maka Perseroan belum menentukan opsi pengalihan saham," tulis Andreas Lesmana dalam laporan tersebut. (DK)