Saham Grup Saratoga pimpin LQ45 saat IHSG melemah di sesi I

Kamis, 19 Februari 2026

image

 

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,25% atau 21,14 poin ke level 8.289,08 pada perdagangan Kamis (19/2) sesi pertama hari ini, setelah bertahan di zona hijau sejak pembukaan.

Total transaksi di seluruh pasar mencapai Rp16,5 triliun pada sesi pertama, serta melibatkan perdagangan 37,49 miliar lembar.

Sebanyak 293 saham di bursa mencatat kenaikan harga, sementara 351 saham melemah dan 169 saham stagnan.

Di tengah pelemahan indeks, investor asing juga mencatat net sell atau penjualan bersih Rp164,4 miliar. Berdasarkan volume, net sell asing mencapai 15,29 juta lembar.

Sejumlah saham dengan net buy terbesar dari investor asing adalah PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), diikuti PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI), serta PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS).

Sementara saham dengan net foreign sell terbesar adalah PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET), diikuti PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL), PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI), dan PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI).

Berikut ini rincian saham dengan net foreign buy dan net foreign sell terbesar di perdagangan sesi pertama, Kamis (19/2):

Top 5 Net Foreign Buy

  • GOTO – 233.667.954
  • MBMA – 223.268.800
  • BUMI – 165.285.300
  • BIPI – 65.798.600
  • BRMS – 56.677.400

Top 5 Net Foreign Sell

  • INET – 110.069.400
  • MINA – 52.005.100
  • BULL – 48.542.200
  • HUMI – 36.030.100
  • PADI – 34.503.800

Berdasarkan data perdagangan sesi pertama, indeks saham lain seperti LQ45 dan Indeks Saham Syariah (ISSI) juga terpantau melemah, meskipun hanya di kisaran 0,15%.

Di indeks LQ45, saham MBMA menjadi Top Gainers, dengan kenaikan harga 15,92%. Berikutnya disusul oleh PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) yang mencatat kenaikan harga 7,60%. (KR)