Trump larang Inggris lepas Diego Garcia, kunci geopolitik AS

Kamis, 19 Februari 2026

image

WASHINGTON – Presiden AS Donald Trump kembali menyerang rencana Inggris terkait Kepulauan Chagos dengan menegaskan bahwa Diego Garcia tidak boleh “diserahkan”.

Trump mengkritik rencana London untuk mengalihkan kedaulatan Kepulauan Chagos kepada Mauritius, yang diikuti dengan penyewaan kembali pangkalan militer strategis di pulau tersebut. Dalam unggahan di media sosial, ia menyatakan wilayah itu seharusnya tidak diambil dari Inggris dan menyebut langkah tersebut sebagai “noda bagi Sekutu Besar kita”.

Seperti dikutip BBC, pernyataan Trump muncul meski Washington sebelumnya secara resmi mendukung rencana Inggris untuk menyerahkan kedaulatan British Indian Ocean Territory kepada Mauritius.

Menanggapi komentar Trump, Kementerian Luar Negeri Inggris menyatakan: "Kesepakatan Chagos krusial bagi keamanan Inggris dan sekutu utama kami, serta untuk menjaga keselamatan rakyat Inggris”.

Pemerintah Inggris menegaskan perjanjian tersebut merupakan satu-satunya cara untuk menjamin masa depan jangka panjang pangkalan militer vital di kawasan itu.

Perdana Menteri Keir Starmer sebelumnya menekankan bahwa kesepakatan ini diperlukan demi memastikan operasional pangkalan tetap berjalan, di tengah gugatan Mauritius yang selama ini menantang legalitas kedaulatan Inggris atas Kepulauan Chagos.

Diego Garcia—pulau terbesar di gugusan tersebut—digunakan sebagai pangkalan militer bersama oleh angkatan bersenjata Inggris dan Amerika Serikat. Berdasarkan kesepakatan yang diumumkan Mei lalu, Inggris akan menyewa kembali pulau itu selama 99 tahun.

Komentar terbaru Trump muncul menjelang rencana perundingan antara Amerika Serikat dan Mauritius pekan depan. Dalam unggahan di platform Truth Social, Trump mengaku telah memperingatkan Starmer bahwa “sewa jangka panjang bukanlah solusi bagi sebuah negara” dan menyebut keputusan tersebut sebagai kesalahan besar.

Ia menekankan posisi strategis Diego Garcia di Samudra Hindia dan menilai Inggris berisiko kehilangan kendali atas pulau yang sangat penting secara militer dan geopolitik.

Trump juga mengaitkan isu ini dengan perundingan nuklir AS–Iran. Ia menyatakan bahwa jika Teheran menolak kesepakatan, Amerika Serikat mungkin perlu menggunakan Diego Garcia untuk mencegah potensi ancaman dari rezim yang ia sebut tidak stabil dan berbahaya.

Trump kembali mengulangi ancaman penggunaan kekuatan militer terkait aktivitas nuklir Iran, yang terus dibantah oleh Teheran, termasuk tuduhan terkait penindasan terhadap protes domestik.

Saat dimintai tanggapan oleh BBC, juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan unggahan tersebut mencerminkan kebijakan pemerintahan Trump. Menurutnya, pernyataan di Truth Social datang langsung dari presiden dan menunjukkan transparansi dalam penyampaian kebijakan pemerintahannya. (DK)

>> Peran Kunci

Diego Garcia adalah atol terpencil di Samudra Hindia yang menjadi pusat kekuatan militer Amerika Serikat di kawasan Indo-Pasifik dan Timur Tengah. Pulau ini menjadi tulang punggung proyeksi kekuatan AS sejak era Perang Dingin dan memainkan peran kunci dalam berbagai operasi militer global.

Bagi Amerika Serikat, Diego Garcia memiliki beberapa kepentingan strategis utama:

  • Pusat Proyeksi Militer Global.  Diego Garcia memungkinkan AS melancarkan operasi udara dan laut tanpa harus bergantung pada negara kawasan yang rentan secara politik. Pangkalan ini digunakan dalam perang Teluk, invasi Afghanistan, Irak, serta operasi intelijen strategis.
  • Pengendalian Jalur Laut Samudra Hindia. Letaknya memungkinkan pengawasan jalur perdagangan energi dan logistik global yang menghubungkan Timur Tengah, Afrika, dan Asia. Kawasan ini menjadi semakin krusial di tengah rivalitas AS dengan China dan ketegangan di Timur Tengah.
  • Deterrence terhadap Iran dan Negara Rival. Diego Garcia berfungsi sebagai titik tekanan militer terhadap Iran, sekaligus penyeimbang kekuatan regional. Ancaman Trump untuk menggunakan pulau ini menegaskan fungsinya sebagai instrumen pencegah (deterrence), bukan sekadar fasilitas logistik.
  • Simbol Dominasi Strategis AS. Lebih dari sekadar pangkalan, Diego Garcia adalah simbol kehadiran permanen AS di jantung Samudra Hindia—wilayah yang kian menjadi medan persaingan geopolitik global. (DK)