IHSG menguat terbatas, didukung kenaikan harga komoditas
Jumat, 20 Februari 2026

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,50% ke level 8.315,41 pada pembukaan perdagangan Jumat (20/2) hari ini hingga pukul 9.10 WIB, setelah ditutup melemah 0,43% pada perdagangan Kamis kemarin.
Sektor infrastruktur mencatat kenaikan tertinggi yaitu 0,98%, disusul sektor barang baku.
Saham dari sektor infrastruktur yang mencatat kenaikan harga tertinggi yaitu PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) yang melesat 15,56%. Sementara saham dari sektor barang baku yang melesat paling tinggi yaitu PT Samator Indo Gas Tbk (AGII), dengan kenaikan 18,40%.
Analis CGS International Sekuritas Indonesia menilai kenaikan harga komoditas seperti minyak mentah, CPO, nikel, dan emas berpotensi jadi sentimen positif bagi IHSG di perdagangan terakhir pekan ini.
Namun pelemahan indeks di Wall Street pada Kamis kemarin, dinilai jadi sentimen negatif bagi IHSG di tengah aksi jual investor asing.
IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 8.200/8.125 dan resist 8.350/8.425.
Sementara secara teknikal, analis Phintraco Sekuritas menilai IHSG menunjukkan pelebaran histogram positif pada indikator MACD. Sedangkan indikator Stochastic RSI juga mengarah ke overbought, meskipun volume jual mengalami kenaikan.
“Sehingga diperkirakan IHSG akan cenderung bergerak sideways pada kisaran 8.200-8.350,” jelas analis Phintraco, dalam catatan yang disampaikan kepada investor.
Namun berdasarkan pantauan IDNFinancials.com, IHSG kembali terkoreksi 0,05% hingga pukul 9.20 WIB. Sebagian indeks sektoral melemah, dengan penurunan paling dalam pada saham-saham energi dan transportasi. (KR)