Bank Mega milik Chairul Tanjung akan bagi 11,74 miliar saham bonus

Selasa, 24 Februari 2026

image

JAKARTA – PT Bank Mega Tbk (MEGA), emiten milik Chairul Tanjung, berencana membagikan saham bonus yang berasal dari kapitalisasi tambahan modal disetor (agio saham) dengan rasio 1:1.

Manajemen MEGA akan meminta persetujuan pemegang saham terkait rencana tersebut, dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dijadwalkan pada 31 Maret 2026.

Jumlah saham yang akan dibagikan oleh MEGA yaitu 11,74 miliar lembar, dengan nilai nominal Rp500 per saham. Seluruh saham ini akan dibagikan secara proporsional kepada pemegang saham, yang masuk dalam Daftar Pemegang Saham pada saat recording date yaitu 13 April 2026.

“Diharapkan perdagangan saham di Bursa Efek akan menjadi lebih likuid,” jelas Manajemen MEGA, dalam keterangan yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) akhir pekan lalu.

Setelah aksi korporasi ini, jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh MEGA diproyeksi akan meningkat dari 11,74 miliar menjadi 23,48 miliar lembar saham.

Aksi korporasi ini tidak akan mengubah komposisi pemegang saham MEGA, di mana PT Mega Corpora milik Chairul Tanjung mengendalikan 58,02% saham dan investor publik 41,98% saham.

Penentuan harga teoretis akan dilaksanakan berdasarkan harga saham MEGA pada 1 hari bursa sebelum distribusi saham bonus, dikalikan jumlah 11,74 miliar saham dan dibagi 23,48 miliar lembar saham.

Menyusul pengumuman rencana pembagian saham bonus ini, harga saham MEGA melesat 24,77% atau 820 poin ke Rp4.130 per lembar pada perdagangan Senin (23/2). Namun nilai transaksi saham hanya sebesar Rp1,48 miliar, meskipun Price to Earning (PE) Ratio emiten perbankan ini berada di level 14,41 kali. (KR)