Laba bersih Astra Otoparts tembus Rp2,2 triliun, rekor tertinggi baru
Selasa, 24 Februari 2026

JAKARTA – PT Astra Otoparts Tbk (AUTO), produsen komponen otomotif milik Grup Astra, membukukan laba bersih Rp2,2 triliun pada tahun buku 2025.
Perolehan itu menjadi laba tertinggi dalam sejarah AUTO, setelah didukung kinerja pendapatan bersih sebesar Rp19,9 triliun.
Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, laba bersih AUTO tumbuh 8,43% pada 2025 sementara pendapatan bersihnya meningkat 4,37%.
Berdasarkan segmen operasi, mayoritas pendapatan AUTO bersumber dari lini bisnis manufaktur komponen otomotif, yang menyumbang Rp11,76 triliun pada 2025 sebelum dikurangi beban eliminasi. Sedangkan lini bisnis perdagangan menghasilkan pendapatan bersih sebelum eliminasi sebesar Rp9,78 triliun.
Di luar bisnis inti, AUTO juga mencatat peningkatan signifikan pada bagian atas laba bersih entitas asosiasi dan ventura bersama, yang mencapai Rp1,17 triliun pada 2025. Perolehan ini meningkat 13,39% dari tahun sebelumnya.
Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis, AUTO memiliki sejumlah ventura bersama yang beroperasi di dalam maupun luar negeri. Beberapa di antaranya termasuk produsen aki PT GS Battery, produsen komponen rem kendaraan PT Akebono Brake Astra Indonesia, komponen otomotif PT Kayaba Indonesia (KYB), PT Inti Ganda Perdana (IGP), dan lain-lain.
Dengan pertumbuhan kinerja pada 2025, laba per saham AUTO pun bertahan di level Rp475 per lembar. Mengacu harga penutupan pada perdagangan Senin (23/2) kemarin di level Rp2.750, saham AUTO kini divaluasi setara 5,79 kali dari laba per sahamnya. (KR)