Anak usaha INET siap bangun data centre di Purwakarta

Selasa, 24 Februari 2026

image

JAKARTA – PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) mengungkapkan lebih banyak detail mengenai anak usaha barunya, PT Sinergi Inti Data Indonesia (SIDI), yang akan memasuki bisnis data centre.

Dalam keterbukaan informasi, Selasa (24/2), SIDI disebut telah mengelola sekitar 200 rak data center di Gedung Cyber I, Jakarta, yang terintegrasi dengan area operasional INET.

SIDI nantinya akan mengelola data centre miliknya sendiri, bahkan kini tengah mempersiapkan proyek green data center di lahan seluas 180–200 hektare di Purwakarta.

Hal ini sejalan dengan latar belakang pendirian SIDI oleh INET, yang utamanya ditujukan untuk mempersiapkan pembangunan serta pengelolaan fasilitas pusat data (data centre) berskala besar.

“Perseroan memproyeksikan bahwa anak usaha ini akan mulai beroperasi secara penuh dan membukukan pendapatan komersial secara resmi pada kuartal ketiga tahun 2026,” ungkap manajemen lebih lanjut.

Menurut Perseroan, langkah ini diharapkan mampu memperkuat posisi ekosistem grup perusahaan dalam industri infrastruktur digital nasional secara berkelanjutan.

INET juga mengaku “sangat optimis” bahwa SIDI akan “segera memberikan kontribusi pendapatan yang memadai” untuk Perseroan.

“Besaran kontribusi ini diproyeksikan akan terus mengalami pertumbuhan yang signifikan seiring dengan selesainya target pembangunan fisik di Purwakarta serta bertambahnya volume pelanggan dari kalangan korporasi besar,” tutup manajemen.

Sebelumnya, IDNFinancials.com melaporkan bahwa INET telah mendirikan SIDI dengan modal ditempatkan dan disetor sebesar Rp22 miliar pada awal Februari (6/2) lalu.

INET menyetor Rp18,7 miliar, atau menjadi pemegang 85% saham SIDI, sedangkan 15% sisanya dimliki oleh PT Inti Pusat Data Nusantara (IPDN), yang menyetor Rp3,3 miliar. (ZH)