NISP siapkan buyback saham Rp1 miliar, tunggu restu RUPST

Rabu, 25 Februari 2026

image

JAKARTA - PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) menyampaikan rencana pembelian kembali (buyback) saham dengan nilai maksimal Rp1 miliar. 

Rencana tersebut disampaikan perseroan melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (24/2/).

Direktur Bank OCBC NISP, Hartati, menjelaskan dana yang disiapkan mencakup seluruh biaya transaksi.

“Perkiraan biaya yang diperlukan untuk melakukan pembelian kembali saham adalah maksimal Rp1 miliar, termasuk komisi perantara pedagang efek dan biaya-biaya lainnya yang terkait,” tulis Hartati.

Hartati menambahkan, buyback saham dilakukan untuk keperluan pemberian remunerasi yang bersifat variabel atas kinerja tahun buku 2025 kepada manajemen dan karyawan perseroan. Aksi tersebut dilakukan sesuai dengan ketentuan POJK Nomor 45/POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum.

Perseroan menilai aksi korporasi tersebut tidak akan berdampak negatif secara material terhadap kegiatan usaha.

“Perseroan memiliki modal kerja dan arus kas yang cukup untuk melakukan pembiayaan transaksi bersamaan dengan kegiatan usaha perseroan,” ujarnya.

Untuk merealisasikan rencana tersebut, perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dijadwalkan pada 9 April 2026. “Pembelian kembali saham direncanakan paling lama 12 bulan terhitung sejak tanggal persetujuan RUPST,” tutup Hartati. (DH)