PTRO akuisisi mayoritas saham Nusantara Agung dan Vista Maritim Asia
Rabu, 25 Februari 2026

JAKARTA - PT Petrosea Tbk (PTRO) mengumumkan telah melakukan pengambilalihan mayoritas saham di PT Nusantara Arung Samudera (NAS) dan PT Vista Maritim Asia (VMA) pada 24 Februari 2026.
Dalam keterangan tertulis Perseroan Rabu (25/2), Anto Broto, Corporate Secretary PTRO, menjelaskan bahwa pengambilalihan dilakukan melalui anak usaha tidak langsung PTRO.
PTRO melalui PT Petrosindo Sinergi Alur (PSA) menandatangani perjanjian pembelian 55% saham VMA, terdiri atas 50% saham dari Lius Kastomo dan 5% saham dari Jalu Yogo Santoso, dari seluruh modal ditempatkan dan disetor VMA.
Sementara itu, PTRO melalui PT Petrosindo Sinergi Samudera (PSS) menandatangani perjanjian pembelian 55% saham NAS, yang berasal dari 45% saham Karen Nathani dan 10% saham Maifian Juni Candra, dari seluruh modal ditempatkan dan disetor NAS.
Setelah transaksi ini, PSS dan PSA masing-masing memiliki 550 lembar saham senilai Rp550 juta, setara dengan 55% kepemilikan di NAS dan VMA.
NAS dan VMA bergerak di bidang pelayanan kepelabuhanan laut, sementara PSS dan PSA merupakan anak usaha tidak langsung PTRO dengan kepemilikan saham sebesar 99%.
“Pengambilalihan saham ini akan memperkuat sinergi operasional melalui integrasi rantai nilai pit-to-port guna mendukung ekspansi usaha Perseroan,” ujar Anto.
Anto menambahkan bahwa, transaksi pengambilalihan saham VMA akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kinerja operasional Perseroan.
“Selain itu, transaksi ini merupakan bagian dari strategi pengembangan operasional Perseroan untuk meningkatkan sinergi antar entitas dalam Perseroan,” tutup Anto.
Dari segi kinerja saham, pada perdagangan sesi satu hari ini, Rabu (25/2), hingga pukul 10.56 WIB, harga saham PTRO turun 2,63% ke Rp6.475 per lembar. Dalam lima hari trakhir saja, saham PTRO turun hingga 15,08% dan merosot 22,22% dalam sebulan. (DK)