Tiga saham dapat cap UMA, reli kenaikan harga berakhir

Rabu, 25 Februari 2026

image

JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) memberikan status Unusual Market Activity (UMA) kepada PT PP Presisi Tbk (PPRE), PT Hoffmen Cleanindo Tbk (KING), dan PT Bukit Darmo Property Tbk (BKDP).

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, mengatakan ketiga saham itu menunjukkan peningkatan harga signifikan yang di luar kebiasaan.

Meskipun demikian, kata Yulianto dalam keterangan yang disampaikan Selasa (24/2) kemarin, penetapan status UMA pada ketiga saham itu “tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.”

Namun Yulianto mengimbau agar investor tetap memperhatikan jawaban dari perusahaan tercatat, atas permintaan konfirmasi dari BEI. Selain itu, investor juga diminta mencermati kinerja masing-masing emiten dan rencana aksi korporasi ide masa mendatang.

Menurut data IDNFinancials.com, harga saham PPRE sempat naik lebih dari 50% dalam perdagangan sepekan terakhir. Namun saham emiten di bawah kendali PT PP (Persero) Tbk (PPRO) ini, turun 2,90% sejak pembukaan perdagangan hari ini dan berada di level Rp268 per lembar.

Sementara harga saham KING telah naik lebih dari 60% dalam sepekan, namun ambles 9,59% sejak pembukaan perdagangan hari ini ke level Rp264 per lembar.

Sedangkan harga saham BKDP naik lebih dari 26% dalam sepekan meskipun diperdagangkan dengan mekanisme Full Call Auction (FCA). Pada perdagangan sesi pertama hari ini, harga sahamnya stagnan dan bertahan di level Rp86 per lembar. (KR)