Ambil konten untuk latih ChatGPT, OpenAI digugat 3 TV besar Korea

Rabu, 25 Februari 2026

image

JAKARTA - Tiga stasiun televisi penyiaran utama di Korea Selatan, KBS (Korean Broadcasting System), MBC (Munhwa Broadcasting Corporation) and SBS (Seoul Broadcasting System), mengajukan gugatan terhadap OpenAI pada Senin, menuntut agar perusahaan menghentikan dugaan pelanggaran hak cipta dan memberikan ganti rugi.

Seperti dikutip The Star, stasiun televisi dalam gugatannya menuduh bahwa ChatGPT, layanan kecerdasan buatan generatif yang dikembangkan dan dioperasikan secara komersial oleh OpenAI, dilatih menggunakan konten berita mereka tanpa izin.

Dalam pernyataan resmi, KBA menyebut gugatan ini diajukan untuk menegakkan pertanggungjawaban hukum atas pelanggaran hak kekayaan intelektual, karena konten berita, yang dianggap sebagai aset inti dan hasil kerja penyiar, telah digunakan secara masif tanpa otorisasi dan disebarkan melalui layanan OpenAI.

KBA menambahkan, “OpenAI menghasilkan keuntungan luar biasa melalui layanan GPT-nya, dan karena perusahaan telah menandatangani perjanjian lisensi berbayar dengan media di seluruh dunia untuk mengembangkan dan mengoperasikan AI generatif, jelas bahwa mereka sepenuhnya menyadari kewajiban memperoleh lisensi sah untuk menggunakan konten berita.”

Mereka juga menyoroti bahwa OpenAI menolak negosiasi dengan ketiga stasiun televisi tersebut  dan mempertahankan kebijakan hak cipta yang diskriminatif.

Asosiasi menekankan bahwa gugatan ini bukan hanya soal kompensasi, tetapi juga untuk melindungi hak pencipta dan pemilik hak cipta, terutama mengingat sulitnya pelaku domestik menghadapi biaya litigasi tinggi dan beban pembuktian terhadap perusahaan teknologi global.

KBA menyatakan bahwa kasus ini juga terkait dengan isu kedaulatan data Korea Selatan.

Gugatan ini mengikuti tindakan hukum sebelumnya yang diajukan ketiga penyiar terhadap pada Januari 2025.

Saat itu, mereka menuduh Naver melanggar undang-undang hak cipta dan Undang-undang Pencegahan Persaingan Tidak Sehat dengan menggunakan rekaman berita tanpa izin untuk melatih model AI, menuntut ganti rugi dan penghentian penggunaan lebih lanjut.

Meskipun demikian, beberapa bulan kemudian KBS menjalin kemitraan publik dengan Naver.

Pada Juli 2025, kedua pihak menandatangani nota kesepahaman untuk menyediakan solusi teknologi AI, di mana KBS menyediakan konten dan sumber daya edukatif untuk mengeksplorasi alur kerja media generatif berbasis AI.

Kesepakatan ini juga mencakup pembentukan kelompok kerja khusus untuk mengintegrasikan AI ke seluruh pipeline konten, mulai dari perencanaan, produksi, hingga distribusi. (DK)