Elliott hadang rencana akuisisi Toyota Industries oleh Toyota Motor
Rabu, 25 Februari 2026

JAKARTA – Investor aktivis asal Amerika Serikat, Elliott Investment Management, meningkatkan tekanan terhadap rencana buyout Toyota Industries Corporation dengan mendekati pemegang saham yang sebelumnya telah mendukung penawaran tersebut.
Dikutip dari Reuters (24/02), Keidanren, kelompok lobi bisnis terbesar di Jepang, menunda pertemuan tertutup dengan Elliott yang semula dijadwalkan pada 5 Maret 2025.
Pertemuan itu dirancang untuk memaparkan strategi investasi Elliott di Jepang dan diakhiri dengan pertukaran pandangan yang jujur. Seorang pejabat Keidanren menyebut penundaan dilakukan karena “berbagai alasan” dan menolak memberi penjelasan lebih lanjut. Elliott sendiri tidak memberikan tanggapan atas penundaan tersebut.
Elliott menentang rencana Toyota Motor Corporation mengambil alih Toyota Industries dengan alasan valuasi yang ditawarkan terlalu rendah dan kurang transparan. Tawaran Toyota sebesar 18.800 yen per saham dikritik Elliott karena dianggap tidak mencerminkan nilai sebenarnya, yang menurut perhitungan internalnya berada di kisaran 26.000 yen per saham.
Laporan menyebutkan Elliott menguasai sekitar 7% saham Toyota Industries. Sumber yang mengetahui proses tersebut menyebut Elliott telah menghubungi bank, perusahaan asuransi, dan pemasok pemegang saham Toyota Industries untuk mencegah pelepasan kepemilikan ke Toyota. Selain itu, Elliott juga menawarkan pembelian saham dari investor yang telah menyetujui tender offer, langkah yang berpotensi mengurangi dukungan terhadap buyout.
Kasus ini dipandang sebagai ujian penting bagi tata kelola perusahaan di Jepang, seiring dorongan regulator untuk mengurangi praktik kepemilikan silang dan meningkatkan efisiensi modal. Hingga kini, Toyota belum berhasil mengamankan dukungan pemegang saham yang cukup dan telah memperpanjang masa penawaran tender hingga 2 Maret.
Selain Toyota Industries, Elliott juga tercatat memiliki saham di sejumlah perusahaan Jepang lain, termasuk Tokyo Gas, Kansai Electric Power, dan Sumitomo Realty & Development.
Profil Elliott Investment Management