Pemerintah akan cabut zin lingkungan tambang nikel QMB di Morowali

Rabu, 25 Februari 2026

image

JAKARTA - Indonesia membuka opsi pencabutan izin lingkungan PT QMB New Energy Materials setelah longsor fatal di area tailing fasilitas pengolahan nikel di Sulawesi.

Dikutip mining (23/02), perusahaan ini merupakan usaha patungan nikel dan kobalt yang dipimpin perusahaan China, GEM Co Ltd. 

Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, mengatakan langkah tersebut dipertimbangkan menyusul insiden longsor mematikan yang berulang.

Longsor terjadi pekan lalu di zona limbah tambang yang dikelola PT QMB, penyewa di PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), dan diduga dipicu kondisi tanah lunak. Insiden itu menewaskan satu kontraktor lokal.

"Kami sedang melakukan penilaian menyeluruh, kami akan segera merumuskan rencana untuk mencabut izin lingkungan," kata Hanif.

Sebelumnya, PT QMB menghentikan hampir seluruh produksi pada Maret 2025 setelah longsor lain menewaskan empat pekerja. IMIP adalah kawasan pengolahan nikel terbesar di Indonesia dengan lebih dari 50 penyewa.

Produsen baja China Tsingshan Holding Group tercatat sebagai salah satu pemegang saham IMIP. Hingga Saat ini, Tsingshan dan GEM belum memberikan komentar.(DH)