Dana buyback saham terserap 34%, ASII siapkan rencana lanjutan

Kamis, 26 Februari 2026

image

JAKARTA – PT Astra International Tbk (ASII) bersiap melancarkan pembelian kembali atau buyback saham terbaru, setelah aksi serupa yang dilakukan pertengahan Januari lalu belum terserap penuh.

Corporate Secretary ASII, Gita Tiffani Boer, mengatakan detail pelaksanaan buyback saham lanjutan ini akan diputuskan dan disampaikan kembali oleh perusahaan. Belum ada estimasi waktu pelaksanaan dan alokasi dana yang disalurkan untuk buyback lanjutan ini.

Namun sebelumnya, ASII telah membelanjakan Rp684 miliar dana internalnya untuk buyback 104,85 juta lembar saham, setara 34% dari rencana alokasi awal yaitu Rp2 triliun.

Pembelian kembali ini berlangsung dalam kurun waktu 19 Januari – 25 Februari 2026.

Menurut data IDNFinancials.com, harga saham ASII sempat turun lebih dari 20% dalam dua pekan setelah pengumuman buyback saham pertamanya. Penurunan itu terjadi seiring munculnya kabar pengambilalihan aset tambang emas Martabe oleh pemerintah, yang sebelumnya berada di bawah pengelolaan PT United Tractors Tbk (UNTR) melalui PT Agincourt Resources.

Namun harga saham emiten holding multisektor ini telah naik lebih dari 17% dari titik terendah Januari 2026 lalu, dan saat ini bertahan di level Rp6.700 per lembar. Harga ini mencerminkan valuasi 8,3 kali di atas Earning Per Share (EPS) perseroan untuk 12 bulan terakhir.

Pemegang saham terbesar ASII hingga akhir Januari 2026 yaitu Jardine Cycle & Carriage. Konglomerasi bisnis ternama di Asia ini mengendalikan 50,11% saham perseroan dan menjadi penerima manfaat akhir dari kepemilikan saham. (KR)