Goldman Sachs: MSTR dan Coinbase jadi yang paling banyak di short
Kamis, 26 Februari 2026

JAKARTA – Investor besar kini membidik saham terkait kripto, seperti MicroStrategy (MSTR) dan bursa kripto Amerika Coinbase (COIN), menurut data terbaru Goldman Sachs Research.
Seperti dikutip dari Yahoo Finance, kedua perusahaan menempati peringkat pertama dan keempat dalam short interest sebagai persentase dari kapitalisasi pasar, masing-masing 14% dan 10%, di antara perusahaan dengan valuasi di atas US$25 miliar.
[[ Short interest: persentase total saham yang sedang di-short dibandingkan total saham yang beredar. Misal, short interest 10% berarti 10% dari seluruh saham perusahaan sedang di-short atau posisi jual. ]]
“Kripto seperti cilantro: ada yang menyukai, ada yang membenci,” ujar Matt Hougan, CIO Bitwise, kepada Decrypt. “Tidak mengherankan kedua saham ini berada di puncak daftar short interest,” tambahnya terkait ranking MSTR dan COIN.
Data kepemilikan hedge fund pada akhir 2025 menunjukkan tidak ada perubahan signifikan dari kuartal ketiga ke kuartal keempat. Meski begitu, MSTR dan COIN termasuk yang berkinerja paling lemah di antara saham dengan short interest tinggi.
Saham MSTR naik sekitar 9% pada Rabu (25/2) ke US$135, namun dalam enam bulan terakhir merosot sekitar 60% seiring harga bitcoin jatuh dari rekor tertinggi US$126.080 pada Oktober menjadi US$68.614—lebih dari 45% di bawah puncak tertinggi.
Penurunan ini menyebabkan kerugian belum terealisasi sekitar US$5,3 miliar bagi perusahaan milik Michael Saylor tersebut, yang sebelumnya dikenal sebagai MicroStrategy.
Para skeptis menyoroti kemungkinan MSTR harus menjual sebagian Bitcoin jika sahamnya jatuh terlalu rendah untuk membayar utang, yang bisa memicu efek domino di pasar. Perusahaan telah membentuk cadangan kas pada Desember untuk dividen pemegang saham, namun tidak menutup kemungkinan menjual Bitcoin di masa depan.
Di platform prediksi Myriad, pengguna menilai kemungkinan MSTR menjual Bitcoin pada akhir 2026 kurang dari 15%, turun dari puncak 35% awal bulan ini.
“Short MSTR sudah populer beberapa tahun terakhir,” kata Hougan, menyebut strategi arbitrase seperti “long bitcoin lalu short MSTR” atau “long convertible bond lalu short saham.”
Ia menilai beberapa trader salah paham dengan model bisnis MSTR, mengira perusahaan bisa bangkrut jika harga Bitcoin turun di bawah harga belinya.
“Ini jelas salah, dan siapa pun yang short karena alasan ini akan belajar dengan cara pahit,” tambahnya.
Saylor membela perusahaan, mengatakan MicroStrategy tetap aman bahkan jika Bitcoin jatuh hingga US$8.000.
Sementara itu, saham Coinbase juga melemah sekitar 40% dalam enam bulan terakhir seiring harga kripto turun dan laporan kuartal keempat meleset dari ekspektasi. Saham COIN kini berada di US$184 setelah naik 14% pada Rabu, jauh dari rekor 52-minggu US$444.
Perusahaan lain yang terkait kripto dan masuk daftar short interest tinggi termasuk CoreWeave (CRWV), Robinhood (HOOD), dan PayPal (PYPL). (DK)