Usai dicaplok keluarga Fangiono, ANJT jual bisnis sawit di Sumsel
Jumat, 27 Februari 2026

JAKARTA – PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT), emiten perkebunan yang telah dibeli oleh keluarga Fangiono lewat First Resources Limited (Singapura), telah melepas salah satu anak usahanya.
Sekretaris Perusahaan ANJT, Hilman Lukito, mengatakan anak usaha yang dijual adalah PT Galempa Sejahtera Bersama (GSP), di mana perseroan memiliki 4,32% secara langsung dan 95,68% lewat PT Austindo Nusantara Jaya Agri (ANJA).
“Seluruh saham tersebut dijual kepada PT Pratama Agro Andalan (PAA),” jelas Hilman, dalam keterangan yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (25/2) kemarin.
Pratama Agro Andalan, kata Hilman, tidak memiliki hubungan afiliasi dengan perseroan. Nilai transaksi penjualan saham ini disebut tidak berdampak material, karena nilainya hanya Rp42 miliar.
“Penjualan saham tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan pengelolaan portofolio investasi perusahaan secara berkelanjutan,” kata Hilman.
Sementara secara terpisah, Corporate Secretary First Resources, Loong Kuan Lai, mengatakan divestasi saham GSP dilakukan dalam rangka perampingan bisnis ANJT di bidang kelapa sawit.
Sedangkan harga penjualan saham GSP, kata Loong Kurang Lai, merupakan hasil kesepakatan antara pihak pembeli dan penjual setelah melakukan negosiasi.
Pada perdagangan Kamis (26/2) kemarin, harga saham ANJT turun 0,29% ke level Rp1,740 per lembar, setara 11,08 kali di atas laba per saham 12 bulan terakhir.
Dalam laporan IDNFinancials.com sebelumnya, First Resources mengakuisisi 91,17% saham ANJT dari empat pemegang saham terbesar pada semester I 2025. Sedangkan sebanyak 8,82% saham perseroan masih dimiliki oleh investor publik hingga akhir 2025. (KR)