CEO Eni Claudio Descalzi: LNG di Indonesia sumber pertumbuhan baru

Jumat, 27 Februari 2026

image

JAKARTA - Perusahaan energi Italia, Eni, mencatat kenaikan produksi minyak dan gas sebesar 7% secara tahunan pada kuartal keempat 2025, didorong oleh mulai beroperasinya enam proyek besar baru.

Dikutip oilprice, dalam laporan kinerja terbarunya, Eni menyebut produksi kuartal IV mencapai 1,84 juta barel setara minyak per hari (boe/d), meningkat 5% dibandingkan kuartal sebelumnya.

Sepanjang 2025, produksi rata-rata mencapai 1,73 juta boe/d, atau tumbuh 4% secara organik dan melampaui target perusahaan.

Peningkatan produksi terutama berasal dari proyek baru di Angola, Indonesia, Norwegia, dan Kongo. Segmen hulu tetap menjadi kontributor utama dengan arus kas yang kuat.

Eni juga mencatat rasio penggantian cadangan organik sebesar 167% pada 2025, lebih tinggi dibandingkan sejumlah perusahaan energi besar Eropa, termasuk Shell.

“Hasil eksplorasi dan produksi sangat luar biasa, didorong oleh pertumbuhan produksi yang menguntungkan dan biaya yang terkendali. Kami memulai enam proyek utama, memungkinkan produksi untuk berakhir di atas target setahun penuh dan memberikan pertumbuhan mendasar sebesar 4%,” kata CEO Eni, Claudio Descalzi.

Perusahaan juga memperkuat portofolio proyek dengan mengambil keputusan investasi final pada empat proyek baru.

Selain itu, Eni membentuk platform pertumbuhan baru melalui kombinasi bisnis dengan Petronas di Indonesia dan Malaysia yang fokus pada LNG.

“Kami juga memperkuat pipeline proyek dengan mengambil keputusan investasi final (FID) pada empat proyek besar yang memperkuat prospek jangka menengah kami. Secara paralel, kami menciptakan platform pertumbuhan baru melalui kombinasi bisnis terbesar kami dengan Petronas di Indonesia dan Malaysia yang berfokus pada LNG,” tambah Descalzi.

Sebagai informasi, Eni dan Petronas sebelumnya mengumumkan rencana investasi sebesar US$15 miliar untuk mengembangkan cadangan migas di Indonesia dan Malaysia dalam lima tahun ke depan. Kedua perusahaan juga menargetkan memulai hingga delapan proyek hulu baru di kawasan tersebut dalam tiga tahun mendatang.(DH)