Deutsche Bank pasang target perak US$100 troi ons, sinyal bullish menguat?

Sabtu, 28 Februari 2026

image

JAKARTA - Deutsche Bank kembali mempertahankan proyeksi bullish untuk perak, dengan target harga akhir 2026 di level US$100 per ons. Proyeksi ini berdasarkan asumsi rasio emas-perak di level 60.

Dikutip investing (26/02), analis Deutsche Bank, Michael Hsueh, menyebut perak kembali unggul dibanding emas dan pergerakannya “mulai menyimpang dari pola historis yang rapi, di mana perak lebih dulu di posisi yang unggul sebelum retracement parsial,” tulis analis Deutsche, Michael Hsueh, dalam catatannya.

Rasio emas-perak tercatat turun ke 57, di bawah asumsi jangka panjang bank tersebut di kisaran 60–65 untuk akhir 2026–2027. Rasio ini menjadi indikator nilai relatif antara emas dan perak.

Hsueh mengatakan indikator sentimen tetap kuat. Risiko reversal perak untuk tiga bulan naik ke level tertinggi tahun ini, serta mencapai level tertinggi baru dalam 20 tahun.

Ia juga menyoroti kembalinya struktur harga kontrak berjangka di Shanghai untuk 1-2 bulan setelah libur Tahun Baru Imlek, dengan level masih lebih tinggi dibandingkan Januari.

Menurutnya, sinyal tersebut “menunjukkan risiko kenaikan terhadap proyeksi harga perak akhir tahun kami sebesar US$100 per troi ons, berdasarkan rasio emas-perak 60,” tulis Hsueh.

Dalam konteks yang lebih luas, Hsueh menyebut emas kembali unggul dari AS berdasarkan beta-trailing 60 hari. Jika tren penguatan emas terhadap dolar berlanjut seperti periode sebelumnya, harga emas diyakini akan bergerak konsisten menuju US$6.900 per troi ons, lebih tingi dari proyeksi dasar di harga US$6.000 per troi ons. (DH/KR)