Fokus pembiayaan UMKM, BBRI terbitkan obligasi sosial Rp5 triliun
Sabtu, 28 Februari 2026
JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menerbitkan Obligasi Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2026 senilai Rp5 triliun, bagian dari penawaran umum berkelanjutan dengan target dana Rp20 triliun.
Berdasarkan keterbukaan informasi Perseroan, Jumat (27/2), obligasi ini dibagi tiga seri dengan kupon tetap 4,85%–5,95% per tahun, ditawarkan 100% dari nilai pokok, dan akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia.
Riciannya sebagai berikut: Seri A Rp1,23 triliun, tenor 370 hari, kupon 4,85%; Seri B Rp2,66 triliun, tenor 3 tahun, kupon 5,70%; Seri C Rp1,09 triliun, tenor 5 tahun, kupon 5,95%.
Pembayaran kupon dilakukan tiap kuartal, dimulai 17 Juni 2026, dan pokok dibayarkan penuh saat jatuh tempo: 27 Maret 2027 (Seri A), 17 Maret 2029 (Seri B), 17 Maret 2031 (Seri C).
Obligasi dijamin seluruh aset BRI tanpa agunan khusus, dengan hak pemegang paripassu kecuali untuk kreditur dengan jaminan khusus.
Penerbitan ini memperoleh peringkat idAAA dari Pefindo hingga 1 September 2026, mencerminkan kemampuan perseroan memenuhi kewajiban keuangannya.
Dana hasil obligasi, setelah biaya emisi, akan difokuskan untuk proyek sosial, sekitar 50% untuk penciptaan lapangan kerja dan pembiayaan UMKM, sisanya untuk pemberdayaan sosial ekonomi.
Penawaran umum dijadwalkan 11–12 Maret 2026, penjatahan 13 Maret 2026, dan pencatatan di BEI 25 Maret 2026. BRI menunjuk beberapa penjamin pelaksana emisi dengan skema full commitment. (DK)