BNBR belum rencanakan IPO anak usaha, dividen tunggu RUPS 2026

Minggu, 01 Maret 2026

image

JAKARTA – PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) memastikan belum memiliki rencana membawa anak usaha melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun ini.

Perseroan memilih fokus memperkuat fundamental dan pengembangan bisnis yang telah berjalan. Direktur Utama & CEO BNBR Anindya Bakrie mengatakan rencana penawaran umum perdana saham (IPO) belum menjadi agenda dalam waktu dekat. “Sekarang kita masih belum ada rencana seperti itu. Tapi business development untuk mengembangkan anak perusahaan jalan terus,” ujar Anindya usai RUPSLB di Bakrie Tower, Jumat (27/2). Anindya menjelaskan, keputusan menunda IPO didasarkan pada sejumlah pertimbangan utama. “Paling penting ya kesiapan bisnis. Yang kedua kebutuhan perusahaan. Dan yang ketiga adalah situasi pasar modal,” ujarnya. Ia menambahkan, BNBR saat ini memilih memperkuat fondasi usaha melalui rights issue serta konsolidasi bisnis yang telah berjalan. “Saya rasa bagus juga setelah kita posisi cukup besar, kita konsolidasi dengan cara rights issue ini. Dan mengembangkan bisnis yang sudah ada sejalan dengan yang sudah ditetapkan sebelumnya,” kata Anindya. Di sisi lain, BNBR mulai menjajaki peluang di sektor data centre melalui entitas grup yang bergerak di bidang teknologi informasi, yakni MKN. Menurut Anindya, perkembangan infrastruktur digital kini mengarah pada kebutuhan pusat data. “Kalau kita lihat, infrastruktur IT sekarang adalah data centre,” katanya. Ia menjelaskan, pengembangan pusat data membutuhkan dua faktor utama. “Data center yang paling penting adalah satu, lahan. Yang kedua adalah tentunya listrik. Nah di situ adalah salah satu kekuatan grup kami, yaitu pembangkit listrik,” katanya. Meski demikian, perseroan menegaskan realisasi proyek data centre masih dalam tahap penjajakan dan sangat bergantung pada kehadiran mitra yang tepat. “Tapi kita tentu hanya mau lakukan ini apabila mendapatkan mitra yang strategis yang mengerti di bidang data center ini,” ujarnya, seraya menambahkan, “Tunggu tanggal main ya nanti”, saat ditanya mengenai calon mitra. Terkait pembagian dividen, Anindya menyampaikan keputusan final akan ditetapkan dalam RUPS 2026 untuk tahun buku 2025. “Dividen nanti tunggu tentunya RUPS 2026 untuk 2025 ya,” ujarnya. Sementara itu, Direktur Keuangan BNBR Roy Hendrajanto M. menyatakan secara teknis perseroan telah memiliki ruang untuk membagikan dividen. “Kalau pertanyaannya sudah ada ruang berarti sudah ada. Jadi secara teknis kita sudah bisa membagikan dividen, memang tapi secara internal nanti kita akan perlu susun,” katanya. Seperti yang diberitakan IDNFinancials sebelumnya, BNBR juga telah mengantongi restu RUPS untuk melangsungkan rights issue 90 miliar lembar saham dalam rangka mendukung kinerja Perseroan pascaakuisisi Tol Cimanggis-Cibitung (CCT). (SA)