Garuda dan Malaysia Airlines tangguhkan penerbangan ke Doha
Minggu, 01 Maret 2026

JAKARTA — PT Garuda Indonesia Tbk. untuk sementara menangguhkan penerbangan ke dan dari Doha (Ibukota Qatar) hingga pemberitahuan lebih lanjut, menyusul eskalasi konflik di Timur Tengah setelah serangan udara Amerika Serikat–Israel dan respons balasan dari Iran.
Dalam pernyataan resmi pada Minggu (1/3), Garuda menyatakan terus berkoordinasi secara aktif dengan otoritas penerbangan serta para pemangku kepentingan terkait untuk memantau perkembangan situasi keamanan regional.
Maskapai pelat merah tersebut menegaskan bahwa seluruh rute internasional lainnya masih beroperasi normal dan memastikan jalur penerbangan Garuda tidak melintasi wilayah udara yang terdampak konflik.
Pada hari yang sama, dikutip dari Channel NewsAsia, Malaysia Airlines juga mengumumkan penangguhan seluruh penerbangan ke dan dari Doha, serta ke Jeddah dan Madinah di Arab Saudi, hingga 4 Maret. Keputusan ini diambil menyusul penutupan wilayah udara yang berkelanjutan di sejumlah kawasan Timur Tengah seiring meningkatnya risiko keamanan.
Malaysia Airlines menyatakan penerbangan lain tetap beroperasi sesuai jadwal dengan menggunakan rute alternatif yang menjauhi zona konflik.
>> Maskapai Global
Langkah serupa turut diambil oleh sejumlah maskapai internasional. Air France, Air India, Turkish Airlines, Norwegian, Air Algérie, dan Lufthansa termasuk di antara operator yang mengumumkan pembatalan penerbangan secara luas.
Otoritas transportasi udara Rusia, Rosaviatsia, menyatakan seluruh penerbangan komersial ke Israel dan Iran dibatalkan hingga pemberitahuan lebih lanjut.
Air India menangguhkan seluruh penerbangan ke berbagai destinasi di Timur Tengah. Dalam pernyataan di platform X, maskapai tersebut menyebut keputusan diambil setelah mempertimbangkan perkembangan situasi keamanan kawasan.
Sementara itu, Turkish Airlines pada Sabtu menangguhkan penerbangan ke 10 negara di Timur Tengah. Penerbangan ke Lebanon, Suriah, Irak, Iran, dan Yordania dibatalkan hingga 2 Maret, sedangkan rute ke Qatar, Kuwait, Bahrain, Uni Emirat Arab, dan Oman hanya ditangguhkan sementara.
Air France membatalkan penerbangan ke Tel Aviv dan Beirut, dan menyatakan akan memberikan pembaruan jadwal selanjutnya sesuai perkembangan situasi.
British Airways juga mengumumkan tidak akan melayani penerbangan ke Tel Aviv dan Bahrain hingga 4 Maret, serta telah membatalkan penerbangan ke ibu kota Yordania pada Sabtu.
Adapun Lufthansa menyatakan pembatalan penerbangan ke dan dari Tel Aviv, Beirut, Amman, Erbil, dan Teheran hingga 7 Maret. Grup maskapai asal Jerman tersebut juga menangguhkan penerbangan ke dan dari Dubai serta Abu Dhabi hingga Minggu. (GA)
Terkait: Iran aktifkan zona tembak udara, maskapai global stop ke Timur Tengah