Bos AKRA profit taking, raup Rp2,85 miliar dari penjualan 2,11 juta saham

Selasa, 03 Maret 2026

image

JAKARTA – Suresh Vembu mengumumkan penjualan 2,11 juta lembar saham PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), dalam tiga transaksi terpisah.

Jumlah saham itu setara 42,9% dari total kepemilikan pribadi Suresh Vembu di AKRA. Transaksi berlangsung pada 26 Februari hingga 2 Maret 2026. Nilai transaksi diperkirakan mencapai sekitar Rp2,85 miliar.

Adapun harga penjualan dilakukan pada rentang Rp1.305-1.349 per lembar. Harga ini sekitar tiga kali lipat, dari harga perolehan saham Suresh Vembu.

Direktur emiten migas ini terpantau mengakumulasi saham AKRA terakhir kalinya pada pertengahan 2025, dengan rata-rata pembelian Rp499 per lembar.

Berdasarkan laporan yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Senin (2/3) kemarin, Suresh Vembu menyampaikan dirinya tetap memiliki 2,81 juta lembar saham AKRA. Jumlah ini setara 0,014% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh.

Suresh Vembu menyebut penjualan saham itu dilakukan dalam rangka investasi.

Pads perdagangan Senin kemarin, harga saham AKRA naik 5,79% ke level Rp1.380 per lembar. Kenaikan siginfikan ini didukung sentimen perang Amerika Serikat (AS) dan Israel yang melawan Iran, serta memicu lonjakan harga minyak mentah global.

Selain itu, kenaikan harga saham AKRA awal pekan ini turut menambah performa saham dalam 6 bulan terakhir, yang telah mencatat kenaikan hampir 16%. (KR)