Laba SMAR melejit 102%, ekspor dan harga CPO jadi pendorong

Selasa, 03 Maret 2026

image

JAKARTA - Perusahaan sawit terintegrasi di bawah Grup Sinar Mas, PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR) mencatatkan laba bersih Rp2,58 triliun sepanjang 2025, melonjak 102,19% dibandingkan Rp1,27 triliun pada 2024. Kenaikan laba mendorong earnings per share (EPS) meningkat menjadi Rp900 pada akhir 2025 dari Rp445 pada tahun sebelumnya.

Berdasarkan laporan keuangan 2025 yang telah diaudit, penjualan bersih SMAR mencapai Rp86,94 triliun, tumbuh 10,28% dari Rp78,83 triliun pada 2024. Kontribusi penjualan SMAR terdiri dari penjualan domestik produk kelapa sawit dan usaha lainnya sebesar Rp46,04 triliun serta penjualan ekspor Rp40,9 triliun.

Sementara itu, penjualan kepada Golden Agri International Pte. Ltd (GAI) menyumbang 33,28% dari total penjualan bersih 2025. Transaksi tersebut tercatat dalam segmen operasi integrasi usaha produk konsumen dan aktivitas perdagangan.

Di sisi biaya, beban pokok penjualan naik menjadi Rp76,73 triliun dari Rp70,82 triliun pada 2024. Seiring tingginya volume ekspor dan harga crude palm oil (CPO), perseroan membayar bea keluar dan pungutan sebesar Rp2,68 triliun sepanjang 2025.

Hingga akhir 2025, total ekuitas SMAR meningkat 12,8% menjadi Rp22,44 triliun dari Rp19,88 triliun per 31 Desember 2024. Total aset tercatat Rp45,2 triliun, turun 0,3% dibandingkan tahun sebelumnya Rp45,3 triliun. Kas dan setara kas naik 27,7% menjadi Rp2,02 triliun dari Rp1,59 triliun.(DH)