Tambah lagi 237 juta SUPA, Grab kini pegang 15,74% saham
Rabu, 04 Maret 2026

JAKARTA – Daftar perubahan kepemilikan saham di atas 5% di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (27/2), kembali menyoroti A5-DB Holdings Pte Ltd, investor asing yang mewakili Grab, yang membeli tambahan 237,73 juta lembar saham SUPA.
Investor ini memborong saham-saham emiten bank digital PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA) tersebut melalui PT Mandiri Sekuritas, dengan total saham terakumulasi sebanyak 5,33 miliar lembar, atau 15,74% kepemilikan.
Selanjutnya, Hendrianto Thamrin menambah 110,50 juta saham perusahaan energi terbarukan PT Hero Global Investment Tbk (HGII), sehingga sahamnya naik menjadi 19,85%. Ia melakukan belanja saham lewat PT OCBC Sekuritas Indonesia.
PT Matra Tri Abadi kini mengontrol 63,44% saham di emiten informasi dan teknologi PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX) setelah menambah 94,25 juta saham lewat PT Yakin Bertumbuh Sekuritas.
Kendali PT Abadi Kreasi Unggul Nusantara di PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) naik menjadi 59,38% setelah memborong 62,90 juta lembar INET melalui PT RHB Sekuritas Indonesia. Saham INET juga bergerak di bidang teknologi informasi.
Selain itu, PT Yulie Sekuritas Indonesia Tbk memfasilitasi pembelian 4,48 juta lembar saham PT Dyandra Media International Tbk (DYAN) yang dilakukannya sendiri. Investor ini sudah memegang 6,96% saham di emiten penyedia jasa acara tersebut.
2,48 juta saham emiten energi PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) ditambahkan ke koleksi PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk, yang kini memegang 11,75% saham. Pembelian ini juga difasilitasi oleh PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk.
Tidak hanya itu, dua aksi buyback kembali disoroti.
Perusahaan alat berat dan mesin konstruksi PT United Tractors Tbk (UNTR) membeli 1,01 juta UNTR melalui PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, dengan kenaikan saham menjadi 5,18%.
Produsen semen PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) membeli 477.400 lembar INTP, dengan kenaikan saham tipis menjadi 6,56%, lewat PT Ina Sekuritas Indonesia.
Di sisi lain, ada dua pengurangan saham yang menjadi sorotan di petunjuk pasar ini.
PT Asuransi Jiwa IFG melepas 409,05 juta saham perusahaan properti PT PP Properti Tbk (PPRO). Penjualan dilakukan lewat PT Bank CIMB Niaga Tbk dengan sisa saham di angka 8,88%.
Melalui Citibank, N.A., Citibank Hong Kong S/A Glencore International Investments Ltd mengurangi lagi saham di emiten pertambangan nikel PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) sebanyak 5 juta lembar. Sahamnya kini sekitar 6,5% saja. (KD)
Ingin tahu daftar perubahan pemegang saham di atas 5% lebih lengkap? Lihat di sini.