Borong 6,35 miliar AMRT, Sigmantara Alfindo pegang 50% saham Alfamart

Kamis, 05 Maret 2026

image

JAKARTA – Daftar perubahan kepemilikan saham di atas 5% di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (3/3), menampilkan PT Sigmantara Alfindo yang memborong 6,35 miliar saham jaringan ritel Alfamart, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT).

Setelah membeli saham lewat PT CGS International Sekuritas Indonesia, saham investor pengendali ini menguat dari 34,89% menjadi 50,19%. 

Melalui PT Mandiri Sekuritas, pengendali PT Prime Agri Resources Tbk  (SGRO), yaitu AGPA Pte. Ltd., juga menambah saham sebanyak 599,67 juta lembar. Kendalinya di perusahaan agribisnis ini kini di angka 65,72%. 

Aksi buyback kembali terlihat dari produsen semen PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP). Kali ini, emiten ini membeli 1 juta sahamnya sendiri lewat PT Ina Sekuritas Indonesia, dengan total saham 6,59%.

Investor kenamaan Lo Kheng Hong menambah 350 ribu saham di produsen ban PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL), sehingga sahamnya naik menjadi 6,03%. PT Sinarmas Sekuritas memfasilitasi pembelian tersebut.

PT Henan Putihrai Asset Management juga kembali menambah saham di perusahaan real estate PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) sebanyak 250 ribu lembar. Pembelian lewat PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk ini membuat sahamnya naik tipis ke 10,06%.

Di sisi lain, Port Fraser International Ltd melepas 2,48 miliar saham PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), sebuah emiten investasi multi-sektor, melalui PT Ciptadana Sekuritas Asia. Dari 24,31%, sahamnya kini turun ke angka 22,87%. 

PT Samuel Sekuritas Indonesia memfasilitasi penjualan 548,58 juta saham perusahaan properti PT Sentul City Tbk (BKSL), yang ia lakukan sendiri. Divestasi ini membuat sahamnya turun ke 5,18%. 

Dua ratus juta lembar saham perusahaan investasi energi PT MNC Energy Investments Tbk (IATA) lalu dijual oleh perusahaan induknya, PT MNC Asia Holding Tbk. Kepemilikan perusahaan holding ini turun menjadi 10,97% setelah menyelesaikan penjualan lewat PT MNC Sekuritas.

Selanjutnya, PT Andhesti Tungkas Pratama menjual 35 juta saham perusahaan kontraktor pertambangan PT Darma Henwa Tbk (DEWA) melalui PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk. Sisa sahamnya kini di kisaran 7,86%.

Terakhir, PT Aladin Global Ventures melepas 2,84 juta saham bank digital syariah PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK), dengan kendali di angka 49,82%. PT BNI Sekuritas memfasilitasi penjualan ini. (KD)

Ingin tahu daftar perubahan pemegang saham di atas 5% lebih lengkap? Lihat di sini.