ELPI incar tambahan modal, siap rights issue 2,11 miliar saham

Kamis, 05 Maret 2026

image

JAKARTA - PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) berencana melakukan penambahan modal melalui skema Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD I).

Berdasarkan keterbukaan informasi pada Kamis (5/3), ELPI akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 2.112.420.000 saham baru dengan nilai nominal Rp100 per lembar.

Jumlah saham baru tersebut setara sekitar 22,18% dari modal ditempatkan dan disetor penuh ELPI setelah rigths issue.

Meski demikian, Manajemen ELPI menyebut jumlah final saham yang akan diterbitkan serta harga pelaksanaan rights issue masih akan ditentukan kemudian.

Manajemen ELPI akan meminta persetujuan pemegang saham terkait rencana aksi korporasi ini, dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada 9 Maret 2026.

Setelah memperoleh persetujuan, perseroan akan mengajukan pernyataan pendaftaran kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai bagian dari proses pelaksanaan PMHMETD I.

Adapun dana yang diperoleh dari rights issue ini direncanakan untuk memperkuat struktur permodalan perusahaan.

Manajemen ELPI menambahkan tambahan modal tersebut juga akan digunakan untuk kebutuhan likuiditas umum, belanja modal, serta modal kerja guna mendukung ekspansi, diversifikasi usaha, dan investasi perseroan di sektor pelayaran serta jasa penunjang kelautan.

Sejak awal 2026, harga saham ELPI melonjak hingga 23,94% ke level Rp1.165 per lembar.

Namun jika dilihat selama lima hari terakhir, harga saham ELPI merosot lebih dari 41 dan pada perdagangan sesi kedua hari ini, turun 14,96% hingga pukul 14.54 WIB. (DK/KR)