Doug Burgum bawa 2 lusin pengusaha tambang Amerika ke Venezuela
Jumat, 06 Maret 2026

WASHINGTON - Menteri Dalam Negeri Amerika Serikat, Doug Burgum, menyampaikan optimisme menjelang akhir kunjungannya selama dua hari ke Venezuela.Ia mengatakan pemerintah sementara berkomitmen menjamin keamanan perusahaan tambang asing serta membuka peluang investasi baru di sektor mineral.Burgum menyatakan pemerintah sementara yang dipimpin Delcy Rodríguez tengah menyiapkan undang-undang pertambangan baru yang akan memberikan kesempatan bagi perusahaan untuk beroperasi, dengan lisensi usaha yang segera diterbitkan.Seperti dikutip Reuters, Ia juga mendapat jaminan bahwa perusahaan yang ingin kembali beroperasi akan memperoleh perlindungan keamanan.Selain itu, Burgum menilai Venezuela berpotensi melampaui target produksi minyaknya seiring upaya pemerintah membuka sektor energi dan mineral bagi investasi asing.Langkah tersebut mendapat dukungan dari Presiden AS Donald Trump yang mendorong peningkatan produksi sumber daya alam negara Amerika Selatan tersebut.Burgum merupakan pejabat kabinet AS kedua yang mengunjungi Venezuela sejak operasi AS yang menangkap mantan presiden Nicolás Maduro pada Januari lalu.Sebelumnya, Menteri Energi AS Chris Wright juga datang pada Februari untuk membahas potensi energi negara tersebut.Meski Venezuela memiliki cadangan mineral besar seperti emas, bijih besi, bauksit, dan coltan, produksi saat ini masih jauh di bawah kapasitas karena banyak fasilitas yang membutuhkan perbaikan besar dan investasi baru.Perusahaan tambang negara seperti Minerven dan konglomerat industri CVG juga menghadapi keterbatasan dana serta sanksi dari Amerika Serikat.Dalam kunjungannya, Burgum membawa lebih dari dua lusin perusahaan tambang dan mineral untuk menjajaki peluang investasi. Ia juga bertemu perusahaan minyak dan gas internasional serta pimpinan perusahaan dan bank besar di Caracas.Menurutnya, pemerintah Venezuela berkomitmen menciptakan lingkungan investasi yang aman sehingga perusahaan dapat kembali membuka tambang, termasuk yang pernah mereka operasikan sekitar 15 hingga 20 tahun lalu.Ia juga menambahkan bahwa lisensi umum untuk industri pertambangan akan segera diterbitkan, serupa dengan izin yang telah diberikan kepada produsen minyak. (DK)